CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.536   7,00   0,04%
  • IDX 6.700   22,06   0,33%
  • KOMPAS100 881   4,65   0,53%
  • LQ45 668   3,63   0,55%
  • ISSI 235   0,78   0,33%
  • IDX30 371   1,89   0,51%
  • IDXHIDIV20 459   2,28   0,50%
  • IDX80 100   0,58   0,58%
  • IDXV30 128   0,69   0,54%
  • IDXQ30 119   0,56   0,48%

Kontrak emas dalam dollar di BKDI naik tertinggi


Senin, 13 Agustus 2012 / 12:43 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/7/2021). Ini saham-saham top gainers dalam sepekan pekan lalu.


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas

JAKARTA. Transaksi perdagangan produk multilateral PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) bulan Juli naik 43,56% dari bulan sebelumnya. Di antara semua produk yang dijualbelikan di sana, kontrak emas berdenominasi dollar AS melesat paling tinggi.

Transaksi produk GOLDUD itu naik 86% sebesar 12.057 di Juli, dibandingkan volume bulan Juni yang baru sebesar 6.499 lot.

Direktur BKDI Megain Wijaya menilai, minat investor ke produk emas berdenominas dollar AS bertambah di tengah ancaman perlambatan ekonomi global. “Emas sebagai instrumen lindung nilai terhadap inflasi masih diburu," kata Megain kepada KONTAN, Senin (13/8).

Di samping itu, gerakan harga emas yang fluktuatif menjadi pertimbangan investor untuk meraup untung dari gejolak perubahan harga.

Megain menambahkan, GOLDUD merupakan salah satu produk yang bisa dipakai untuk menyimpan devisa hasil ekspor (DHE). Dengan produk ini, investor tidak perlu menukar dollar ke rupiah. “GOLDUD berpotensi membawa masuk dollar yg diparkir di luar negeri sehingga membantu ketahanan rupiah," jelas Megain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×