kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.614.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Konflik Ukraina mereda angkat bursa Asia


Kamis, 06 Maret 2014 / 06:11 WIB
ILUSTRASI. Sederet Manfaat Daun Dadap Untuk Kesehatan Tubuh


Reporter: Wuwun Nafsiah | Editor: Avanty Nurdiana

JAKARTA. Rata-rata bursa utama Asia menguat, kemarin. Ini tercermin dari indeks MSCI Asia Pasific yang menguat 0,5% ke 137,52, Rabu (5/3). Beberapa bursa saham yang menanjak, seperti Nikkei yang naik 1,2% ke 14.897,63. Indeks Kospi meningkat 0,88% le 1.971,2, dan indeks bursa Taiwan naik 0,97% di 8.632,93. Namun, indeks  Hang Seng turun 0,34% di 22.579,7.

Menurut analis Trust Securities, Yusuf Nugraha, pernyataan Vladimir Putin, Presiden Rusia yang memerintahkan tentara Rusia meninggalkan daerah perbatasan meredakan krisis di Ukraina. Sentimen ini mengangkat bursa Asia.

Selain itu, bursa Asia juga terangkat sentimen dari China. Asal tahu saja, China menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 7,7%. Untuk mencapai itu, China akan memperbanyak lapangan pekerjaan dan mengendalikan inflasi.

Beberapa sentimen dari Eropa, menurut Yusuf juga turut mempengaruhi bursa Asia. Seperti, rilis penjualan ritel dan pertumbuhan ekonomi di Eropa. "Sedangkan dari Amerika ada rilis data non manufaktur yang diperkirakan naik," kata Yusuf.

Menurut Alwy Assegaf, analis Universal Broker Indonesia, pergerakan bursa Asia, hari ini, akan mixed dengan kecenderungan menguat. Yusuf juga menebak, bursa Asia masih akan mixed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×