Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Trading crypto terus berkembang pesat pada 2026 seiring meningkatnya adopsi crypto di berbagai negara. Meski demikian, investor pemula wajib memahami dasar trading, memilih platform yang terpercaya, serta menerapkan manajemen risiko.
Selain membeli Bitcoin atau altcoin, investor kini juga dapat memperluas portofolio melalui aplikasi trading saham Amerika yang menghadirkan akses ke saham-saham global dalam satu ekosistem investasi modern.
Tidak hanya itu, perkembangan teknologi blockchain juga menghadirkan aplikasi investasi komoditas yang memungkinkan masyarakat memiliki eksposur terhadap aset seperti emas dan perak dalam bentuk tokenisasi. Kehadiran inovasi tersebut membuat investor dapat mengakses berbagai instrumen keuangan global secara praktis tanpa harus memiliki aset fisiknya secara langsung.
Apa itu Trading Crypto?
Trading crypto merupakan aktivitas membeli dan menjual aset crypto untuk memperoleh keuntungan dari perubahan harga. Berbeda dengan investasi jangka panjang yang berfokus pada pertumbuhan nilai aset dalam beberapa tahun, trading biasanya memanfaatkan pergerakan harga dalam hitungan menit, jam, hari, atau minggu.
Pasar crypto juga beroperasi selama 24 jam setiap hari tanpa hari libur. Oleh karena itu, peluang transaksi selalu tersedia kapan saja. Namun, kondisi tersebut juga membuat harga dapat berubah sangat cepat sehingga trader perlu memiliki strategi yang matang sebelum mengambil keputusan.
Untuk kamu yang ingin trading, maka ada beberapa cara memulai trading crypto untuk pemula, diantaranya adalah:
1. Tentukan Tujuan Sebelum Mulai Trading
Sebelum membeli aset crypto, tentukan terlebih dahulu tujuan yang ingin dicapai. Langkah ini penting karena setiap strategi trading memiliki pendekatan yang berbeda.
Sebagai contoh, day trader biasanya membuka dan menutup posisi pada hari yang sama untuk memanfaatkan volatilitas jangka pendek. Sebaliknya, swing trader cenderung mempertahankan aset selama beberapa hari atau minggu hingga target harga tercapai.
Dengan memiliki tujuan yang jelas, kamu bisa menentukan besar modal, target keuntungan, batas kerugian, serta strategi keluar dari pasar ketika kondisi berubah.
2. Pilih Exchange Crypto yang Terpercaya
Memilih platform exchange merupakan langkah penting sebelum memulai trading. Pastikan platform memiliki sistem keamanan yang baik, likuiditas tinggi, fitur lengkap, serta kemudahan penggunaan.
Salah satu platform exchange yang dapat dipertimbangkan pada 2026 adalah Pintu. Aplikasi ini menyediakan akses untuk membeli dan menjual lebih dari 300 aset crypto, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan berbagai aset digital lainnya.
Selain layanan jual beli crypto, Pintu juga menghadirkan berbagai fitur pendukung seperti Spot Trading, Pintu Pro, Pintu Futures, Pintu Earn, dompet aset digital (custodial wallet), Pintu Academy, serta Pintu News yang membantu pengguna memperoleh informasi terbaru mengenai pasar aset digital.
Kelengkapan fitur tersebut membuat pengguna dapat memilih metode investasi maupun trading sesuai kebutuhan dan tingkat pengalaman masing-masing.
3. Lakukan Registrasi dan Verifikasi Akun
Setelah menentukan platform pilihan, langkah berikutnya adalah membuat akun menggunakan alamat email atau nomor telepon.
Selanjutnya, pengguna perlu menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) dengan mengunggah dokumen identitas sesuai ketentuan yang berlaku. Proses ini bertujuan meningkatkan keamanan akun sekaligus mendukung kepatuhan terhadap regulasi aset digital.
Apabila proses verifikasi selesai, pengguna dapat melakukan deposit Rupiah melalui berbagai metode pembayaran yang tersedia untuk mulai membeli aset crypto.
4. Mulai Trading dengan Modal yang Terukur
Banyak pemula tergoda menggunakan modal besar karena berharap memperoleh keuntungan dalam waktu singkat. Padahal, pendekatan tersebut justru meningkatkan risiko kerugian apabila pasar bergerak di luar perkiraan.
Karena itu, mulailah trading menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi. Hindari memakai dana kebutuhan sehari-hari maupun dana darurat. Dengan modal yang terukur, kamu bisa mempelajari karakter pasar terlebih dahulu tanpa mengalami tekanan psikologis yang berlebihan.
5. Pelajari Analisis Fundamental dan Teknikal
Trader yang sukses umumnya tidak hanya mengandalkan keberuntungan. Mereka mempelajari berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan harga sebelum mengambil keputusan.
Analisis fundamental digunakan untuk mengevaluasi kualitas suatu proyek blockchain, tingkat adopsi, perkembangan teknologi, tokenomics, hingga berita ekonomi global.
Sementara itu, analisis teknikal memanfaatkan grafik harga, indikator seperti Moving Average dan Relative Strength Index (RSI), volume transaksi, serta pola candlestick untuk menentukan peluang masuk maupun keluar dari pasar.
Kombinasi kedua metode tersebut membantu trader membuat keputusan yang lebih objektif berdasarkan data.
6. Terapkan Manajemen Risiko
Manajemen risiko merupakan bagian penting dalam trading crypto. Bahkan trader profesional tetap mengalami kerugian pada transaksi tertentu. Perbedaannya, mereka mampu membatasi kerugian agar tidak mengganggu keseluruhan portofolio.
Salah satu cara yang dapat diterapkan adalah menentukan batas kerugian atau stop loss sebelum membuka posisi. Selain itu, hindari menempatkan seluruh modal pada satu aset karena kondisi pasar dapat berubah sewaktu-waktu.
Jika menggunakan leverage melalui fitur futures, pastikan memahami cara kerjanya terlebih dahulu. Penggunaan leverage memang dapat meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga memperbesar risiko kerugian.
Diversifikasi Portofolio Melalui Real World Assets (RWA)
Perkembangan teknologi blockchain tidak hanya menghadirkan aset crypto, tetapi juga membuka akses terhadap Real World Assets (RWA) atau aset dunia nyata yang telah di tokenisasi.
Pintu menjadi salah satu aplikasi investasi dan trading aset digital yang menyediakan akses ke berbagai kelas aset dalam satu platform. Selain menawarkan lebih dari 300 aset crypto, Pintu juga menghadirkan kategori RWA yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap komoditas melalui teknologi blockchain.
Pada kategori tersebut, pengguna dapat berinvestasi pada Tokenized Gold dan Tokenized Silver ETF. Nilai token mengikuti harga aset acuan di dunia nyata sehingga investor tidak perlu memiliki emas maupun perak secara fisik.
Berdasarkan informasi resmi Pintu, investasi komoditas melalui platform ini menawarkan sejumlah keunggulan. Pengguna dapat mulai berinvestasi hanya dari Rp11.000, membeli aset langsung menggunakan Rupiah tanpa perlu konversi mata uang asing, mengakses berbagai komoditas global dalam satu aplikasi, serta melakukan trading selama 24 jam setiap hari melalui teknologi blockchain.
Kesimpulannya, memulai trading crypto pada 2026 memerlukan persiapan yang matang, mulai dari memahami cara kerja pasar, memilih platform yang terpercaya, mempelajari analisis fundamental dan teknikal, hingga menerapkan manajemen risiko secara disiplin.
Dengan pendekatan tersebut, peluang memperoleh hasil yang lebih konsisten akan semakin besar meskipun pasar crypto dikenal sangat volatil. Sebagai salah satu platform exchange di Indonesia, Pintu menawarkan ekosistem investasi aset digital yang cukup lengkap.
Selain menyediakan lebih dari 300 aset crypto, Pintu juga menghadirkan fitur Spot Trading, Pintu Pro, Pintu Futures, Pintu Earn, dompet aset digital, Pintu Academy, Pintu News, serta kategori Real World Assets yang mencakup Tokenized Gold dan Tokenized Silver ETF.
Kombinasi fitur tersebut memungkinkan pengguna mengelola portofolio aset digital dan komoditas secara lebih praktis dalam satu aplikasi. Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
