kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Komodo Bond mengindikasikan minat investasi asing


Kamis, 14 Desember 2017 / 13:50 WIB


Reporter: Dede Suprayitno | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) berhasil menjadi perusahaan pertama dari Indonesia yang menerbitkan obligasi global berdenominasi rupiah. Hal ini menjadi indikasi munculnya kepercayaan global terhadap iklim bisnis dan investasi di Indonesia.

Samsul Hidayat, Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, pendanaan perusahaan Indonesia bisa dilakukan dengan beragam cara. Salah satunya melalui obligasi global.

"Ini menunjukkan investor asing mulai mempercayai Indonesia. mereka tidak ragu untuk investasi di obligasi," kata Samsul di BEI, Jakarta, Kamis (14/12).

Hal itu, menurutnya, sekaligus menjadi pertanda baik dan menunjukkan kepercayaan dunia luar terhadap Indonesia. Samsul juga menyakini, peluang investasi pada 2018 juga membaik. Salah satunya, karena sentimen tahun politik berupa pemilihan umum kepala daerah 2018 dan pemilihan presiden 2019.

"Tapi kalau belajar dari 2004, 2009, 2014, maka secara keseluruhan market kita tidak begitu terpengaruh oleh politik. Kita harapkan bisa terjadi juga pada 2018-2019," kata Samsul.

Melihat animo masyarakat belakangan ini, BEI melihat pasar modal akan banyak dibanyak dipengaruhi oleh kekuatan investor. Belum lagi, dengan adanya kenaikan suku bunga The Federal Reserve.

BEI juga melihat, adanya kesadaran berinvestasi yang mulai tumbuh di Indonesia. "Mereka mulai berpikir untuk investasi bukan menabung. Investasi paling gampang adalah melalui portofolio," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×