kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.775   -30,00   -0,18%
  • IDX 8.123   199,87   2,52%
  • KOMPAS100 1.137   29,35   2,65%
  • LQ45 824   17,48   2,17%
  • ISSI 289   10,45   3,75%
  • IDX30 430   9,01   2,14%
  • IDXHIDIV20 515   9,13   1,81%
  • IDX80 127   3,21   2,60%
  • IDXV30 141   5,28   3,90%
  • IDXQ30 139   1,96   1,43%

Komoditas Logam Mulia Terkoreksi, Begini Prospeknya pada Kuartal I – 2026


Selasa, 03 Februari 2026 / 17:31 WIB
Diperbarui Selasa, 03 Februari 2026 / 17:32 WIB
Komoditas Logam Mulia Terkoreksi, Begini Prospeknya pada Kuartal I – 2026
ILUSTRASI. Harga Emas (REUTERS/Hiba Kola) Harga komoditas logam mulia (emas dan perak) mengalami koreksi. ?Begini prospeknya dari analis pada kuartal I-2026.


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga komoditas logam mulia mengalami koreksi. Berdasarkan data Trading Economics Selasa (3/2/2026) pukul 17.17 WIB, harga emas terkoreksi 5,47% dalam sepekan ke level US$ 4.914 per troi ons. Harga perak juga terkoreksi 23,21% dalam sepekan ke level US$ 86,37 per troi ons. 

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong melihat banyak yang mengatakan koreksi harga logam mulia karena Presiden AS Donald Trump yang memilih Kevin Warsh sebagai kandidat ketua The Fed dan sedikit unsur dari pernyataan lunak Trump mengenai Iran yang disebut bersedia berdialog. Namun Lukman menyebut kalau hal itu tidak sepenuhnya benar. 

Tidak sedikit short-term maupun medium term traders yang melihat harga sudah naik terlalu tinggi, terlalu cepat dan sudah over crowded dengan buyers, membuka peluang untuk taking profit. 

“Menurut pandangan saya, penurunan tajam emas dan perak ini lebih merupakan koreksi tajam akibat posisi pasar yang sudah terlalu padat dan leverage berlebihan,” ujar Lukman kepada Kontan, Selasa (3/2/2026). 

Baca Juga: OJK Pastikan Proses Penunjukan Dirut BEI Tak Tunggu Demutualisasi

Lukman menambahkan bahwa fundamental emas sendiri belum berubah. Pembelian bank sentral berlanjut, ketidakpercayaan terhadap US dollar masih ada, risiko geopolitik tetap tinggi, dan real yield tinggi tidak bisa bertahan lama tanpa menekan ekonomi. 

Dengan itu, untuk jangka menengah sampai jangka panjang, penurunan ini lebih terlihat sebagai reset harga dan peluang akumulasi bertahap, meski dalam jangka pendek volatilitas masih bisa berlanjut. 

Lukman mengatakan komoditas perak tetap lebih berisiko, sementara emas relatif lebih defensif dan mendekati area nilai wajar daripada sinyal pembalikan tren/reversal. Namun perak masih sangat didukung oleh permintaan industri panel surya dan AI booming. 

Analis PT Finex Bisnis Solusi Future Brahmantya Himawan mengatakan, seiring menguatnya peran emas sebagai aset lindung nilai, perhatian pasar mulai meluas ke logam mulia lain yang menawarkan potensi pertumbuhan lebih agresif. Dalam fase ketika investor tidak hanya mencari perlindungan, tetapi juga peluang ekspansi nilai, perak muncul sebagai pelengkap strategis dalam portofolio logam mulia.

Berbeda dengan emas yang dominan sebagai safe haven, perak memiliki karakteristik ganda sebagai logam mulia sekaligus komoditas industri. Lonjakan permintaan dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan teknologi mendorong kinerja perak melampaui emas dalam setahun terakhir. 

Bagi investor jangka panjang, logam mulia masih relevan sebagai aset lindung nilai. Sementara itu, bagi trader aktif, volatilitas dan tren kuat membuka peluang strategi follow the trend dengan manajemen risiko yang disiplin.

“Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, pemahaman fundamental yang kuat menjadi kunci dalam menjadikan emas dan perak bagian dari strategi finansial menghadapi tahun 2026,” ucap Brahmantya.  

Lukman memproyeksikan harga emas pada kuartal I – 2026 berpotensi mencapai US$ 5.000 – US$ 5.300 per troi ons. Harga perak diproyeksi mencapai US$ 90 – US$ 100 per troi ons. Sementara harga emas Antam diproyeksi mencapai Rp 2,9 juta – Rp 3 juta per gram.

Baca Juga: Harga Emas Antam Merosot Rp 183.000 per Gram, Cermati Pemicunya

Selanjutnya: Jadwal Operasi Keselamatan Jaya 2026 & 9 Sasarannya, Berapa Dendanya?

Menarik Dibaca: Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (4/2) Jabodetabek Hujan Sangat Lebat di Sini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×