kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Kinerja Reksadana Pasar Uang Masih Unggul, Pendapatan Tetap Berpeluang Bangkit


Senin, 27 April 2026 / 17:47 WIB
Kinerja Reksadana Pasar Uang Masih Unggul, Pendapatan Tetap Berpeluang Bangkit
ILUSTRASI. Ilustrasi reksadana, uang rupiah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja mayoritas reksadana masih tertekan. Namun, memasuki paruh kedua tahun ini, kinerja reksadana diperkirakan mulai bergerak lebih konstruktif meski belum merata di semua jenis produk.

Berdasarkan data Infovesta Utama, rata-rata kinerja reksadana pasar uang tumbuh 1,3% sejak awal tahun. Sementara itu, reksadana pendapatan tetap mencatatkan kinerja negatif 0,3%, reksadana campuran turun 2%, dan reksadana saham terkoreksi hingga 5,3%.

Senior Vice President Retail Marketing & Product Development Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi, mengungkapkan bahwa tekanan tersebut dipengaruhi oleh penyesuaian pasar terhadap arah suku bunga global, volatilitas pasar obligasi serta dinamika arus dana investor yang masih cenderung defensif.

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Dapat Restu Tunda Bayar Kupon Surat Utang, Ini Rinciannya

Kondisi ini mencerminkan bahwa pada semester pertama, investor masih mengutamakan stabilitas dan likuiditas.

Memasuki kuartal III-2026, Reza menilai kinerja reksa dana berpotensi bergerak lebih konstruktif, meskipun pemulihannya tidak akan merata di seluruh jenis produk.

Reksadana pasar uang akan tetap stabil, meski ruang kenaikan imbal hasil mulai terbatas. 

"Sebaliknya, reksa dana pendapatan tetap mulai memiliki peluang pemulihan yang lebih menarik apabila tekanan di pasar surat utang mereda dan ekspektasi penurunan suku bunga semakin jelas," ujar Reza pada Senin (27/4/2026). 

Sementara itu, peluang pertumbuhan pada reksadana saham dan campuran masih terbuka, tetapi sangat bergantung pada kemampuan manajer investasi dalam melakukan alokasi aset dan seleksi sektor secara disiplin.

Dalam kondisi tersebut, Reza menilai strategi tunggal tidak lagi memadai. Investor perlu mengedepankan pendekatan portofolio yang adaptif dan terdiversifikasi guna menjaga keseimbangan antara proteksi dan pertumbuhan aset.

"Bagi investor dengan profil konservatif hingga moderat, reksa dana pasar uang masih relevan sebagai instrumen defensif karena memberikan stabilitas nilai dan likuiditas yang tinggi," kata Reza.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Sideways pada Selasa (28/4), Ini Rekomendasi Analis

Namun, untuk investor yang mulai ingin meningkatkan potensi imbal hasil, reksadana pendapatan tetap dapat mulai dipertimbangkan seiring peluang pemulihan pasar obligasi pada semester kedua tahun ini.

Sementara itu, reksadana campuran dan saham dapat diakumulasi secara bertahap oleh investor dengan horizon jangka panjang, guna menangkap potensi kenaikan saat pasar mulai pulih.

Reza menekankan bahwa diversifikasi lintas aset dan disiplin investasi bertahap menjadi kunci dalam menghadapi volatilitas pasar saat ini.

Dari sisi proyeksi, reksadana pasar uang diperkirakan memberikan return sekitar 4%–5% per tahun. Reksadana pendapatan tetap berpotensi mencatatkan imbal hasil 5%–8%, sementara reksadana campuran di kisaran 6%–10%.

Adapun reksadana saham berpeluang memberikan return 8%–15% per tahun, tergantung pada kondisi pasar dan volatilitas global.

Meski demikian, Reza mengingatkan bahwa fokus utama investor pada kuartal III-2026 sebaiknya tidak semata mengejar imbal hasil jangka pendek, melainkan memastikan portofolio tetap berada pada jalur pertumbuhan yang sehat sesuai profil risiko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×