kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.156   -46,00   -0,25%
  • IDX 5.147   -134,83   -2,55%
  • KOMPAS100 665   -20,25   -2,95%
  • LQ45 524   -15,40   -2,86%
  • ISSI 172   -4,58   -2,59%
  • IDX30 295   -8,42   -2,78%
  • IDXHIDIV20 395   -10,48   -2,58%
  • IDX80 77   -2,29   -2,90%
  • IDXV30 109   -2,49   -2,23%
  • IDXQ30 99   -2,60   -2,55%

Gandeng Glencore, RMKE Bidik Penjualan Batubara 3,8 Juta Ton pada 2026


Sabtu, 13 Juni 2026 / 17:02 WIB
Gandeng Glencore, RMKE Bidik Penjualan Batubara 3,8 Juta Ton pada 2026
ILUSTRASI. PT RMK Energy Tbk (RMKE) (Dok/RMKE)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia jasa logistik batubara, PT RMK Energy Tbk (RMKE) memperkuat kerja sama penjualan batubara dengan perusahaan komoditas global, Glencore.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung target penjualan batubara RMKE yang mencapai 3,8 juta ton sepanjang 2026.

Hingga kuartal I-2026, kontribusi Glencore terhadap pendapatan penjualan batubara RMKE mencapai 21,14%.

Baca Juga: Harga Ayam dan Pakan Naik, Saham Sektor Poultry Dinilai Masih Tahan Banting

Direktur Utama RMK Energy Vincent Saputra mengatakan kerja sama dengan Glencore menjadi salah satu pendorong pertumbuhan segmen penjualan batubara perseroan.

"Pada 2026, dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik dan bertambahnya klien-klien baru dari segmen penjualan, RMKE menargetkan untuk menjual total 3,8 juta ton batubara," ujar Vincent dalam keterangan resmi, Sabtu (13/6/2026).

Menurut Vincent, pertumbuhan bisnis penjualan batubara akan didukung oleh infrastruktur logistik yang telah terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Model bisnis tersebut memungkinkan proses pengangkutan dan pengiriman batubara dilakukan secara lebih efisien.

Manajemen RMKE menilai efisiensi logistik menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga daya saing di tengah dinamika industri energi.

"Dengan integrasi logistik dari hulu hingga ke hilir, RMKE dapat mendukung program pemerintah dalam hal ketahanan energi dengan biaya logistik yang kompetitif," kata Vincent.

Dia menambahkan, biaya logistik yang efisien juga dapat mendukung kebijakan sektor energi sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

Baca Juga: Multikarya (MKAP) Tambah Lini Bisnis Baru, Optimis Pendapatan Tembus Rp 442 Miliar

Ke depan, RMKE berupaya memperluas basis pelanggan pada segmen penjualan batubara guna memperkuat pertumbuhan kinerja perseroan.

Selain bisnis perdagangan batubara, RMKE juga mengandalkan jasa logistik terintegrasi yang menjadi salah satu sumber pendapatan utama perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×