kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

IHSG Melonjak 7% dalam Sepekan, Tapi Asing Masih Kabur Sebesar Rp 67 Triliun


Sabtu, 13 Juni 2026 / 15:14 WIB
IHSG Melonjak 7% dalam Sepekan, Tapi Asing Masih Kabur Sebesar Rp 67 Triliun
ILUSTRASI. IHSG ditutup melemah ke posisi 5.941 (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif sepanjang perdagangan pekan 8–12 Juni 2026, dengan mayoritas indikator pasar berada di zona hijau. Penguatan paling mencolok terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melonjak 7,38% dalam sepekan dan ditutup di level 6.007,656, naik signifikan dari posisi pekan sebelumnya di 5.594,765.

Sejalan dengan penguatan indeks, kapitalisasi pasar BEI juga mengalami kenaikan 7,31% menjadi Rp 10.524 triliun, dari sebelumnya Rp 9.807 triliun. Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek emiten di tengah aktivitas perdagangan yang semakin aktif.

Dari sisi transaksi, pasar juga menunjukkan peningkatan. Rata-rata frekuensi transaksi harian naik 4,14% menjadi 2,51 juta kali transaksi, sementara rata-rata volume transaksi harian meningkat 7,46% menjadi 36,14 miliar lembar saham. Meski demikian, rata-rata nilai transaksi harian tercatat mengalami penurunan 7,07% menjadi Rp 25,06 triliun dari sebelumnya Rp 26,97 triliun.

Baca Juga: Multikarya (MKAP) Tambah Lini Bisnis Baru, Optimis Pendapatan Tembus Rp 442 Miliar

Di sisi aliran dana asing, investor asing pada perdagangan hari ini membukukan beli bersih sebesar Rp 287,84 miliar. Namun secara akumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp 67,344 triliun, menunjukkan bahwa arus modal global masih cenderung keluar dari pasar domestik meski terjadi pembelian jangka pendek.

Selain perkembangan perdagangan, BEI dalam rilis menyebut jika PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menggelar Public Expose Live 2026 secara virtual pada 9–11 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Self-Regulatory Organizations (SRO) untuk memperkuat transparansi dan kualitas keterbukaan informasi di pasar modal Indonesia.

Melalui agenda tersebut, perusahaan tercatat diberikan ruang untuk menyampaikan kinerja dan strategi kepada publik, sekaligus mendukung peningkatan perlindungan investor serta implementasi reformasi pasar modal. BEI juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akses informasi dengan menghadirkan halaman khusus di situs resminya.

Fasilitas tersebut memungkinkan investor mengakses data penting secara lebih terstruktur, mulai dari kepemilikan saham, tingkat free float, hingga informasi saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi (High Shareholding Concentration/HSC). Inisiatif ini diharapkan memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.

Baca Juga: BEI Jatuhkan Sanksi kepada 88 Emiten Lantaran Belum Terbitkan Laporan Keuangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×