kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kinerja Pulih di Tengah Kenaikan Harga CPO, Intip Rekomendasi Jaya Agra Wattie (JAWA)


Rabu, 18 Juni 2025 / 06:41 WIB
Kinerja Pulih di Tengah Kenaikan Harga CPO, Intip Rekomendasi Jaya Agra Wattie (JAWA)
ILUSTRASI. Para analis memberikan rekomendasi saham untuk Jaya Agra Wattie (JAWA) di tengah kenaikan harga CPO


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek saham PT Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA) diproyeksikan akan positif dalam jangka pendek seiring dengan kenaikan harga minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). 

Berdasarkan data Trading Economics, pada Selasa (17/6) pukul 23:52 WIB, harga CPO berjangka Malaysia berada di level MYR 4.122 per ton, naik 0,71% dalam sehari dan 4,69% dalam sebulan.

Head of Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, dengan berada di dalam fase uptrend, kenaikan harga CPO akan memberikan efek positif ke beberapa emiten sawit. 

“Saat ini untuk emiten-emiten CPO diperkirakan dapat untuk investasi dalam jangka pendek terlebih dahulu, karena melihat pergerakannya dalam beberapa waktu belakangan ini cenderung konsolidasi,” katanya, Selasa (17/6). 

Baca Juga: Cek Rekomendasi Saham Kalbe Farma (KLBF) yang Terus Memperbaiki Marjin

Herditya merekomendasikan, buy if break JAWA dengan support di level Rp 171 dengan level resistance di Rp 190. Dalam hitungannya, target harga JAWA berada di kisaran Rp 200–Rp 212. 

Sementara itu, Director Reliance Sekuritas Indonesia Reza Priyambada mencermati secara kinerja, JAWA juga telah berhasil membalikkan rugi yang diderita pada kuartal I-2024 menjadi laba di kuartal I-2025. 

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2025, JAWA membukukan laba neto sebesar Rp 21,64 miliar. Ini berbalik dari kerugian sebesar Rp 35,9 miliar. 

“Diharapkan harga dari CPO dapat terjaga dengan baik sehingga dapat berimbas positif pada kinerja JAWA ke depannya,” tambah Reza.

Dia bilang pergerakan harga saham emiten yang bergelut di sektor CPO ini bergantung pada fluktuasi dan permintaan akan CPO. Selain harga komoditas, kinerja emiten juga turut dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah. 

 

“Ketika berinvestasi pada saham-saham komoditas minyak sawit mentah, investor paham bahwa sifatnya situasional,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×