kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.995   -25,00   -0,14%
  • IDX 5.973   57,39   0,97%
  • KOMPAS100 780   9,68   1,26%
  • LQ45 593   8,87   1,52%
  • ISSI 205   0,50   0,24%
  • IDX30 336   4,84   1,46%
  • IDXHIDIV20 415   6,13   1,50%
  • IDX80 89   1,21   1,38%
  • IDXV30 112   1,66   1,51%
  • IDXQ30 108   1,49   1,40%

Simak Daya Tarik ORI030 Dibanding Deposito, SRBI, dan SBN


Selasa, 07 Juli 2026 / 13:49 WIB
Simak Daya Tarik ORI030 Dibanding Deposito, SRBI, dan SBN
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di BRI Danareksa Sekuritas, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah kembali menawarkan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 pada periode 6 Juli hingga 30 Juli 2026.

Instrumen ini menawarkan kupon tetap sebesar 6,90% untuk tenor tiga tahun dan 7,00% untuk tenor enam tahun. Ada pun target penerbitan SBN ritel ini mencapai Rp 20 triliun.

Ekonom Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, berpandangan ORI030 memiliki daya tarik yang kuat di tengah kondisi pasar yang masih diwarnai pelemahan rupiah, tingginya imbal hasil (yield), serta kenaikan inflasi.

Menurutnya, kupon tetap yang ditawarkan ORI030 memberikan kepastian arus kas bulanan bagi investor.

Baca Juga: Trimegah Sekuritas (TRIM) Bayar Pokok Obligasi Jatuh Tempo Rp 308,8 Miliar

Selain itu, instrumen ini juga dijamin pemerintah, dapat dibeli mulai dari Rp 1 juta, serta bisa diperdagangkan di pasar sekunder setelah melewati masa minimum holding period.

"Karakteristik tersebut membuat ORI lebih fleksibel dibandingkan Savings Bond Ritel (SBR) maupun Sukuk Tabungan (ST) yang tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder," ujar Syafruddin kepada Kontan, Senin (6/7/2026).

Dari sisi persaingan dengan deposito perbankan, Syafruddin menilai ORI030 masih lebih menarik jika dibandingkan dengan deposito yang mengacu pada tingkat bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Ia menjelaskan, tingkat bunga penjaminan LPS untuk periode Juli–September 2026 berada di level 3,75% untuk simpanan rupiah di bank umum, jauh lebih rendah dibandingkan kupon ORI030.

Baca Juga: Mandiri Sekuritas Pasarkan ORI030, Simak Kupon dan Cara Investasinya

Meski demikian, ia mengakui deposito dengan nominal besar atau negotiated deposit masih mampu bersaing. Berdasarkan data pasar uang, suku bunga deposito rupiah tenor satu bulan berada di kisaran 6,75%–6,95%, tenor tiga bulan sekitar 7,00%–7,20%, tenor enam bulan 7,20%–7,40%, dan tenor satu tahun berkisar 7,50%–7,70%.

Namun, menurutnya, deposito belum tentu menawarkan keunggulan yang dimiliki ORI030, seperti jaminan langsung dari pemerintah, kepastian perlakuan pajak, serta kemudahan untuk diperdagangkan di pasar sekunder.

Adapun dibandingkan dengan Surat Berharga Negara (SBN) yang diperdagangkan di pasar sekunder, ORI030 dinilai lebih menarik bagi investor ritel yang menginginkan kupon tetap dan proses pembelian yang mudah melalui pasar perdana.

Di sisi lain, investor yang telah berpengalaman masih dapat menemukan peluang menarik di pasar sekunder apabila terdapat seri SBN dengan tingkat yield yang lebih tinggi atau memiliki potensi capital gain.

Lebih dalam, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE), Yusuf Rendy Manilet, menilai daya tarik ORI030 bukan semata-mata berasal dari besaran kupon yang ditawarkan, tetapi juga didukung oleh kondisi pasar saat ini.  

Baca Juga: Nasib Obligasi RI Semester II: Tantangan Rupiah, The Fed & Lelang SBN

Yusuf menjelaskan, kenaikan kupon tersebut merupakan konsekuensi dari kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) yang telah mencapai 5,75% sepanjang 2026, sehingga turut meningkatkan biaya pendanaan pemerintah. 

Meski demikian, Yusuf mengingatkan bahwa apabila dibandingkan dengan instrumen di pasar obligasi maupun Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), posisi ORI030 tidak selalu menawarkan imbal hasil tertinggi.

Ia menjelaskan, kondisi kurva imbal hasil (yield curve) yang saat ini terbalik membuat yield Surat Berharga Negara (SBN) tenor pendek maupun SRBI berada di atas kupon ORI030.

Menurut Yusuf, nilai tambah ORI030 justru terletak pada kupon tetap hingga jatuh tempo, pembayaran kupon setiap bulan, jaminan penuh dari pemerintah, serta tarif pajak yang lebih rendah.

"Bagi investor ritel yang tidak memiliki akses langsung ke SRBI, kombinasi keunggulan tersebut masih membuat ORI030 menjadi instrumen yang sangat kompetitif," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×