kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.564   166,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Kinerja Emiten Properti Dinilai Masih Prospektif pada 2024, Ini Sentimennya


Rabu, 21 Februari 2024 / 19:52 WIB
Kinerja Emiten Properti Dinilai Masih Prospektif pada 2024, Ini Sentimennya
ILUSTRASI. Rancangan desain miniatur Kota Maja Raya di Maja, Lebak, Banten, Senin (30/10/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/Spt.


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Tendi Mahadi

Kombinasi antara harga tanah untuk dikembangkan dengan harga jual nantinya juga akan menentukan apakah rumah tersebut dapat diserap oleh mayoritas masyarakat atau tidak. 

“Jadi, dengan melihat kondisi tersebut maka aset-aset hunian menjadi salah satu kontribusi yang besar dengan memanfaatkan daya beli masyarakat dan hubungannya dengan penyaluran kreditnya,” ujarnya kepada Kontan, Rabu (21/2).

Di tahun 2024, kebutuhan akan rumah akan bergantung pada pangsa pasarnya masing-masing. 

“Dari sisi perbankan, agar penyaluran kreditnya bisa meningkat, biasanya akan disertai dengan promo. Sehingga, margin dari penyaluran kredit tersebut dapat tetap terjaga,” ungkapnya.

Reza pun merekomendasikan beli untuk BSDE, CTRA, dan SMRA yang memiliki aset hunian dengan target harga masing-masing Rp 1.180 per saham, Rp 1.435 per saham, dan Rp 650 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×