kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Emiten Kertas Diprediksi Tumbuh, Simak Rekomendasi Sahamnya


Minggu, 25 Februari 2024 / 17:34 WIB
Kinerja Emiten Kertas Diprediksi Tumbuh, Simak Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. Menurut analis, kinerja emiten kertas seperti memiliki prospek yang baik di tahun 2024.ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye/16


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat industri kertas dan barang dari kertas tumbuh 4,52% pada 2023, meningkat dari tahun sebelumnya yang tumbuh 3,73%.

Senior Vice President, Head of Retail, Product Research and Distribution Division Henan Putihrai Asset Management Reza Fahmi Riawan menilai kinerja emiten kertas seperti, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) memiliki prospek yang baik di tahun 2024 seiring dengan meningkatnya permintaan kertas dari pasar domestik maupun internasional.

"Kami memperkirakan kinerja INKP dan TKIM akan terus meningkat di tahun 2024, sejalan dengan rencana ekspansi kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan peningkatan efisiensi operasional," kata Reza kepada Kontan.co.id, Jumat (23/2).

Baca Juga: Kinerja Indah Kiat Pulp and Paper (INKP) Diproyeksi Positif, Simak Rekomendasi Analis

Menurutnya sentimen yang mempengaruhi kinerja INKP dan TKIM yaitu fluktuasi harga komoditas, terutama pulp dan kertas, yang dipengaruhi oleh faktor permintaan dan penawaran global, serta kondisi geopolitik. 

Selain itu, sentimen lain yang berpotensi bakal mempengaruhi kinerja emiten kertas yaitu kebijakan moneter, terutama suku bunga dan nilai tukar, yang berdampak pada biaya modal dan daya saing ekspor.

"Meskipun demikian, saya menilai bahwa INKP dan TKIM masih memiliki daya tahan yang cukup baik terhadap sentimen-sentimen tersebut, karena memiliki struktur biaya yang kompetitif, pasar yang luas dan beragam, serta manajemen yang profesional," tuturnya.

Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Arinda Izzaty mengatakan INKP memiliki prospek yang positif karena adanya kenaikan akibat pulihnya harga pulp, potensi penurunan tingkat suku bunga yang terjadi di berbagai negara di tahun ini, dan adanya pertumbuhan perekonomian di Asia terutama di Tiongkok.

"Tentunya ini menjadi nilai positif bagi INKP mengingat pasar Asia adalah tujuan ekspor terbesarnya," kata Arianda kepada Kontan.co.id, Jumat (23/2).

Baca Juga: Tersengat Sentimen Positif, Cermati Rekomendasi Saham INKP

Selain itu, saat ini INKP sedang menerbitkan obligasi untuk membiayai pembangunan pabrik sebesar US$ 3,6 miliar, menurutnya hal ini tidak mengganggu proses bisnis INKP karena posisi INKP sebagai market leader di industri kertas saat ini memiliki struktur modal yang kuat.

Adapun prospek INKP secara jangka panjang juga terbilang cukup positif mengingat di tahun kemarin INKP sedang membangun pabrik kertas industri berkapasitas 3,9 juta ton di Karawang dan akan beroperasi di tahun 2025. Dengan pabrik baru tersebut, artinya total kapasitas terpasang pabrik kertas industri INKP akan naik menjadi 6,2 juta ton per tahun.

Alhasil Arianda merekomendasikan buy jangka panjang untuk saham INKP dengan target harga Rp 16.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×