kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45934,00   6,36   0.69%
  • EMAS1.320.000 -0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Tersengat Sentimen Positif, Cermati Rekomendasi Saham INKP


Sabtu, 24 Februari 2024 / 05:45 WIB
Tersengat Sentimen Positif, Cermati Rekomendasi Saham INKP
ILUSTRASI. Pekerja menyortir lembar kertas yang baru jadi diproduksi di pabrik kertas PT Indah Kiat Tangerang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/8). Kinerja Pulp and Paper (INKP) Diproyeksi Positif, Simak Rekomendasi Analis.


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  JAKARTA. Prospek emiten kertas Grup Sinarmas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) terlihat positif karena adanya beberapa faktor pendukung, termasuk pemulihan harga pulp & kertas di pasar global. 

Arinda Izzaty Hafiya, Analis Junior Riset dari Pilarmas Investindo Sekuritas, mengungkapkan bahwa kinerja INKP tahun ini diperkirakan akan meningkat berkat pulihnya harga pulp. 

Sentimen positif juga berasal dari rencana penurunan tingkat suku bunga di berbagai negara serta pertumbuhan ekonomi di Asia, terutama di Tiongkok, yang merupakan pasar ekspor terbesar INKP.

Baca Juga: Kinerja Pulp and Paper (INKP) Diproyeksi Positif, Simak Rekomendasi Analis

INKP saat ini sedang mengeluarkan obligasi senilai US$ 3,6 miliar untuk mendukung pembangunan pabrik baru. Meskipun demikian, hal ini tidak dianggap mengganggu operasional perusahaan karena INKP memegang posisi sebagai pemimpin pasar di industri kertas dan memiliki struktur modal yang solid.

Menurut Izzaty, prospek jangka panjang INKP terlihat positif, terutama dengan pembangunan pabrik kertas baru di Karawang yang diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2025. 

Dengan kapasitas produksi baru ini, total kapasitas pabrik kertas industri INKP akan meningkat menjadi 6,2 juta ton per tahun, yang mengindikasikan potensi dominasi pendapatan dari segmen kertas industri di masa depan.

Baca Juga: UNVR dan ASII Terbesar, Berikut 10 Saham Net Sell Terbesar Asing pada Senin (12/2)

Izzaty merekomendasikan posisi beli jangka panjang untuk saham INKP, dengan target harga Rp 16.500 per saham.

 

Abdul Azis Setyo Wibowo, Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, melihat bahwa dengan pemulihan harga pulp & kertas serta rencana ekspansi pabrik, pertumbuhan kinerja INKP akan positif di tahun ini. 

Namun, dia juga memperingatkan bahwa prospek penjualan INKP mungkin mengalami penurunan sebesar 5% di tahun 2024, terutama karena kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih di China dan penurunan harga pulp yang masih berlanjut.

Baca Juga: Investor Bertanya, Lo Kheng Hong Menjawab Bagian 13

Azis menyarankan untuk menunggu dan melihat perkembangan saham INKP, atau melakukan perdagangan jangka pendek dengan target harga antara Rp 8.150 hingga Rp 8.200 per saham, tergantung pada sinyal teknikal yang muncul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×