kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kinerja diprediksi kian ciamik, beli saham TELE


Kamis, 22 Juni 2017 / 07:00 WIB


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Yudho Winarto

Analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada bilang jika dilihat pencapaian tahun lalu dimana TELE mencetak pendapatan bersih sebesar Rp 27,3 triliun naik 24% dari tahun 2015 maka tahun ini seharusnya diperkirakan dapat lebih meningkat.

Kenaikan tersebut sebagian besar disumbangkan dari pendapatan bisnis voucher yang memberikan kontribusi sekitar 80% dari pendapatan perseroan.

Ditambah lagi di tahun ini akan ada pengembangan layanan 4G LTE, sehingga masyarakat pun tertarik untuk migrasi ke layanan tersebut. "Maka dari itu, permintaan akan voucher pulsa maupun data diperkirakan dapat meningkat," ujar Reza kepada KONTAN, Rabu (21/6).

Analis OSO Sekuritas, Riska Afriani bilang prospek TELE cukup bagus. Sebab, setiap tahunnya pendapatannya terus tumbuh. Tercatat kontribusi pendapatan voucher di tahun 2016 meningkat menjadi 78.6% dari sebelumnya 65.4%. "Sementara untuk telephone turun menjadi 21.4% dari sebelumnya 34.6%," ujar Riska kepada KONTAN.

Hal tersebut, lanjut Riska, seiring dengan peningkatan pendapatan voucher di tiap tahunnya didorong oleh pertumbuhan layanan data karena ada pengembangan jaringan 4G.

Hingga kuartal I-2017, TELE mencetak pendapatan bersih Rp 6,41 triliun atau naik 2,3% yoy. Sedangkan laba bersihnya mencapai Rp 117,3 miliar atau naik 5,7% yoy. Aditya memproyeksi TELE dapat mencetak pendapatan hingga akhir tahun sebesar Rp 31,21 triliun tumbuh 14,2% dan laba bersih tumbuh 20,5% menjadi Rp 564 miliar.

Semua analis merekomendasikan mengambil posisi beli. Aditya menetapkan target harga Rp 1.550, Reza menetapkan harga Rp 1.385 dan Riska menetapkan harga Rp 1.350.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×