Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidakpastian ekonomi mendorong masyarakat lebih cermat dalam mengelola keuangan dan menentukan instrumen investasi.
Pemahaman terhadap karakteristik dan risiko setiap instrumen menjadi penting. Terutama di tengah berkembangnya aset keuangan digital seperti kripto.
Persoalan pengelolaan keuangan sehari-hari juga menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang mulai berinvestasi. Pengeluaran konsumtif, bunga paylater, hingga biaya langganan layanan yang tidak lagi digunakan dapat menggerus kondisi keuangan tanpa disadari.
Presiden Direktur PT Pintu Kemana Saja, Andy Putra mengatakan, keputusan investasi perlu diawali dengan pemahaman yang memadai mengenai pengelolaan keuangan, karakteristik instrumen, serta risiko yang menyertainya.
Menurut dia, investor perlu memastikan kondisi arus kas tetap positif dan memiliki dana darurat sebelum mengalokasikan dana untuk investasi.
"Setiap keputusan investasi perlu diawali dengan pemahaman yang tepat, termasuk mengenai karakteristik dan risiko dari setiap instrumen investasi," ujar Andy dalam keterangan tertulis, Kamis (5/11).
Baca Juga: Investor Masih Bisa Raup Untung dari Dividen Saham, Ini Kata Analis
Pemahaman tersebut mencakup karakteristik berbagai instrumen investasi, mulai dari deposito, reksa dana, emas, saham, hingga aset kripto. Termasuk konsep tokenized stock yang memungkinkan akses terhadap saham AS beserta mekanisme dan aspek perpajakannya. Investor juga perlu mempertimbangkan profil risiko dan tujuan keuangan sebelum menentukan alokasi investasi.
CEO Good Doctor Technology Indonesia, Danu Wicaksana menilai, perkembangan industri aset keuangan digital perlu diimbangi dengan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap instrumen tersebut.
"Edukasi dari praktisi dapat membantu masyarakat memahami perkembangan industri kripto sekaligus mempertimbangkan risiko sebelum mengambil keputusan investasi," kata Danu. Good Doctor sendiri baru saja mengadakan edukasi bersama Pintu.
Andy mengingatkan, aset crypto memiliki volatilitas tingg. Sehingga investor perlu melakukan riset dan menyesuaikan keputusan investasi dengan profil risiko serta tujuan keuangan masing-masing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_23102611123400.jpeg)
