kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.087.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.891   16,00   0,09%
  • IDX 7.389   -51,51   -0,69%
  • KOMPAS100 1.027   -9,91   -0,95%
  • LQ45 752   -7,70   -1,01%
  • ISSI 260   -2,22   -0,85%
  • IDX30 399   -2,52   -0,63%
  • IDXHIDIV20 491   -4,11   -0,83%
  • IDX80 115   -1,17   -1,01%
  • IDXV30 133   -1,68   -1,25%
  • IDXQ30 129   -0,54   -0,42%

Ketegangan Geopolitik Picu Volatilitas Pasar Kripto


Rabu, 11 Maret 2026 / 16:07 WIB
Ketegangan Geopolitik Picu Volatilitas Pasar Kripto
ILUSTRASI. Altcoin crypto (Jakub Porzycki/NurPhoto via REUTERS)


Reporter: Alya Fathinah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik geopolitik global memberikan pengaruh di berbagai lini termasuk pasar kripto.

Melansir situs coinmarketcap.com pada Rabu (11/03/2026) pukul 15.36 WIB bitcoin secara harian mengalami penurunan sebesar 2,06% menjadi US$ 69.572, Ethereum dalam sehari turun 2,14% menjadi US$2.024, Solana dalam sehari turun 1,90% menjadi US$ 85,38.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur mengatakan pergerakan harga kripto saat ini dipengaruhi oleh fase konsolidasi pasar setelah reli sebelumnya. 

Fyqieh menyebut Bitcoin sempat naik sekitar 5% akibat meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan turunnya harga minyak, pasar kini mengalami penarikan sementara atau pullback. 

Baca Juga: Bitcoin dan Aset Kripto Lain Bergerak Volatil di Tengah Ketegangan Geopolitik Global

Hal ini terlihat dari penurunan kecil Bitcoin sekitar 0,76% ke kisaran $69.796 yang juga sejalan dengan turunnya total kapitalisasi pasar kripto sekitar 0,61%. 

Menurut Fyqieh, kondisi ini lebih mencerminkan koreksi teknikal setelah kenaikan yang dipicu sentimen makro, bukan karena adanya katalis negatif baru di pasar.

"Kenaikan saham teknologi di AS serta data penjualan rumah yang lebih baik dari ekspektasi juga ikut mendukung sentimen positif. Di sisi lain, pengumuman Elon Musk terkait peluncuran akses publik X Money serta meningkatnya likuiditas stablecoin turut memicu optimisme di kalangan investor," kata Fyqieh kepada Kontan pada Rabu (11/3/2026).

Fyqieh menilai kondisi pasar global saat ini berpotensi mendorong kenaikan sekaligus menekan harga aset digital, tergantung arah sentimen makro yang berkembang. 

Dikatakan mendorong kenaikan apabila ketegangan geopolitik mereda, harga minyak turun, likuiditas stablecoin meningkat, dan saham teknologi pulih sehingga memberi dorongan positif bagi pasar kripto karena meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko. 

Namun di sisi lain, kondisi global juga masih bisa menekan harga aset digital jika muncul data ekonomi yang kurang mendukung. Pasar saat ini cenderung berhati-hati karena masih menunggu katalis besar seperti data inflasi AS (CPI) dan arah kebijakan suku bunga. 

"Jika inflasi lebih tinggi dari perkiraan, tekanan terhadap aset berisiko bisa meningkat dan harga kripto berpotensi melemah," kata Fyqieh.

Fyqieh menyatakan secara umum pasar global saat ini berada dalam fase netral cenderung sensitif, di mana sentimen positif bisa mendorong kenaikan, tetapi risiko makroekonomi tetap dapat membatasi penguatan aset digital.

Baca Juga: Aneka Tambang (ANTM) Dapat Pasokan Emas Sebanyak 6 Ton Per Tahun dari Anak MDKA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×