kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ketegangan di Ukraina memanas, emas berkilau di NY


Selasa, 11 Maret 2014 / 06:23 WIB
ILUSTRASI. Krim Apricot Karamel (Dok/Simetrisesisik)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Harga kontrak emas dunia kembali naik pada transaksi tadi malam (10/3) di New York. Data Bloomberg memperlihatkan, pada pukul 13.49 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran April naik 0,2% menjadi US$ 1.341,50 per troy ounce di Comex, New York.

Bahkan pada transaksi sebelumnya, kontrak yang sama sempat menembus posisi US$ 1.355 per troy ounce. Ini merupakan level tertinggi sejak 30 Oktober lalu.

Sentimen utama yang mengerek pergerakan harga emas adalah adanya pertanda bahwa krisis di Ukraina semakin meningkat. Asal tahu saja, kemarin, Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk mengatakan bahwa dirinya akan terbang ke Washington pada pekan ini karena Presiden Rusia Vladimir Putin masih mempertahankan aksi untuk menguasai pemerintah lokal Crimea.

Sementara itu, aliansi AS dan Eropa akan menerapkan sanksi terhadap Rusia jika dalam waktu dekat tidak ada resolusi cepat atas krisis ini.

"Ada faktor yang secara langsung membuat reli pasar emas. Kecemasan bahwa ketegangan di Ukraina akan semakin memanas, mendorong aksi beli investor terhadap emas," jelas Sterling Smith, futures specialist Citigroup Inc di Chicago.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×