kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Kata BEI terkait kabar Rahmat Waluyanto jadi Komut


Senin, 15 Mei 2017 / 12:19 WIB


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Santer beredar isu terkait penunjukkan Rahmat Waluyanto sebagai Komisaris Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2017-2019. Saat ini Rahmat Waluyanto masih menjabat sebagai Wakil Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meski demikian, Direktur Utama BEI, Tito Sulistio masih enggan menanggapi hal ini.

"Direksi tidak ikut campur urusan penunjukkan komisaris bursa. Direksi hanya ikut menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)-nya. Cuma karena menyangkut RUPS, semua harus sesuai dengan UU yang berlaku itu saja." kata Tito, Senin (15/5).

Tito juga mengaku bahwa saat ini dia belum tahu mengenai benar tidaknya kabar tersebut. Keputusan final akan diambil pada saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI yang akan dilaksanakan dua hari sebelum puasa Ramadan di mulai.

Saat ini Komisaris Utama Bursa Efek Indonesia masih dijabat oleh Robinson Simbolon. Beberapa nama juga diisukan bakal menjadi komisaris BEI seperti Alexander Rusli yang kini menjabat sebagai CEO PT Indosat Tbk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×