kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Kapasitas Data Center Telkom (TLKM) di Cikarang Terisi Penuh, Bidik Ekspansi 400 MW


Selasa, 03 November 2026 / 18:36 WIB
Kapasitas Data Center Telkom (TLKM) di Cikarang Terisi Penuh, Bidik Ekspansi 400 MW
ILUSTRASI. Mengapa Indonesia Butuh Datacenter untuk Masa Depan Bertenaga AI (Dok/Microsoft)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui PT Telkom Data Ekosistem alias NeutraDC mencatat kapasitas teknologi informasi sebesar 21,5 megawatt (MW) di data center Cikarang beroperasi penuh pada kuartal IV-2026.

Seluruh pelanggan telah mulai mengoperasikan infrastrukturnya di NeutraDC Hyperscale Data Center (HDC) Cikarang atau JKT-1 sehingga kapasitas gedung pertama tersebut terisi sepenuhnya.

Capaian ini menjadi landasan NeutraDC untuk melanjutkan pengembangan kapasitas, termasuk menjajaki ekspansi di Cikarang dan sejumlah lokasi strategis lainnya guna mengantisipasi kebutuhan infrastruktur digital.

Baca Juga: Pemulihan Kimia Farma (KAEF) Belum Stabil, Beban Keuangan Jadi Tantangan

Adapun NeutraDC menargetkan pengembangan kapasitas data center secara bertahap hingga 400 MW, dengan aspirasi mencapai 1 gigawatt (GW) di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO NeutraDC Group Rakhmad Tunggal Afifuddin menjelaskan keterisian penuh kapasitas gedung pertama Cikarang mencerminkan kebutuhan pasar terhadap infrastruktur digital yang terus berkembang.

“Terisinya seluruh kapasitas Gedung 1 Cikarang menunjukkan kebutuhan pasar terhadap infrastruktur digital yang terus berkembang. Bagi NeutraDC, ini bukan hanya tentang menambah kapasitas, tetapi juga memastikan infrastruktur yang dibagun relevan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa (3/11). 

Rakhmad bilang pengembangan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada penambahan kapasitas, tetapi juga kesesuaian layanan dengan kebutuhan pelanggan dan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

Untuk mendukung ekspansi, NeutraDC turut menjajaki potensi lahan di kawasan industri yang direkomendasikan Danantara Indonesia, dengan mempertimbangkan kesiapan energi, konektivitas, dan infrastruktur pendukung.

NeutraDC juga membuka peluang kolaborasi dengan pemangku kepentingan, termasuk ekosistem digital TelkomGroup dan perusahaan portofolio Danantara Indonesia, guna mendukung pengembangan industri data center.

Selain penyediaan fasilitas pusat data, NeutraDC mengembangkan tiga lini layanan utama, yakni Neutra Colocation, Neutra Compute, dan Neutra Connect untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur digital pelanggan.

Neutra Colocation menyediakan fasilitas bagi infrastruktur teknologi informasi pelanggan, sedangkan Neutra Compute mendukung kebutuhan komputasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Adapun Neutra Connect menyediakan konektivitas antar sistem dan ekosistem digital, sehingga ketiga layanan tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan serta pengoperasian aplikasi berbasis AI.

Di tengah meningkatnya kebutuhan komputasi, NeutraDC bakal menggelar ekspansi data center tetap mempertimbangkan efisiensi penggunaan sumber daya dan kesiapan infrastruktur pendukung serta aspek keberlanjutan.

Baca Juga: Sentimen Pembobolan Bursa Kripto Binance Masih Tekan Bitcoin dan Ethereum

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×