Reporter: Leni Wandira | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 15,6 triliun hingga kuartal III-2026. Perolehan tersebut tumbuh 7,9% secara tahunan atau year on year (YoY), ditopang peningkatan pendapatan tol dan kontribusi bisnis usaha lain.
Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, pendapatan tol masih menjadi kontributor utama dengan nilai Rp 14,3 triliun, tumbuh 6,8% YoY. Sementara itu, pendapatan usaha lain mencapai Rp 1,3 triliun atau meningkat 21,5% YoY.
Pertumbuhan pendapatan usaha lain ditopang tiga lini bisnis utama JSMR, yakni pengoperasian jalan tol, preservasi jalan tol, dan bisnis prospektif. Kenaikan pada segmen ini juga menunjukkan kontribusi bisnis non-tol terhadap pendapatan perusahaan.
Baca Juga: Peluang Tokenisasi Sukuk Negara Valas Mulai Dilirik
Dari sisi operasional, JSMR mencatat volume transaksi kendaraan di jalan tol mencapai lebih dari 981 juta kendaraan hingga kuartal III-2026. Adapun lalu lintas harian rata-rata (LHR) tercatat sekitar 3,6 juta kendaraan per hari.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, kinerja keuangan JSMR didukung kontribusi bisnis jalan tol dan optimalisasi operasional. Perseroan juga berupaya menjaga ketahanan fundamental melalui pengelolaan biaya operasional secara terukur.
“Kinerja keuangan yang sehat menjadi fondasi bagi Jasa Marga untuk menjalankan strategi bisnis secara berkelanjutan. Kami memastikan pengelolaan operasional berjalan optimal, sekaligus menjaga kapasitas investasi untuk mengembangkan jaringan jalan tol, meningkatkan standar layanan melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Jumat (30/10/2026).
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, JSMR mencatatkan EBITDA sebesar Rp 10,5 triliun dengan margin EBITDA 67%. Sementara itu, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 2,7 triliun.
Perusahaan menyebut capaian tersebut didukung pengelolaan belanja operasional secara disiplin dan optimalisasi struktur biaya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan usaha, pengelolaan risiko, dan kebutuhan investasi pengembangan jaringan jalan tol.
Dari sisi pengembangan bisnis, JSMR terus memperluas jaringan jalan tol untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Pada Oktober 2026, Jasa Marga telah mengoperasikan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton sepanjang 24 kilometer.
Dengan tambahan ruas tersebut, panjang jalan tol yang dioperasikan JSMR mencapai 1.318 kilometer. Sebelumnya, hingga kuartal III-2026, JSMR mengoperasikan 1.294 kilometer jalan tol dari total konsesi sepanjang 1.736 kilometer.
JSMR juga melanjutkan pembangunan sejumlah proyek strategis, di antaranya Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Yogyakarta-Bawen, serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo.
Di luar ekspansi jaringan, perusahaan memperkuat layanan melalui pemanfaatan teknologi untuk pemeliharaan dan pengawasan jalan tol. Beberapa inisiatif yang dijalankan antara lain armada inspeksi Hawkeye 2000, sistem pelaporan digital Tollroad Real Time Operation Oversight Performance System (TROOPS), serta Jasamarga Integrated Maintenance Management System (JIMMS).
JSMR juga mengembangkan layanan informasi dan pengendalian lalu lintas melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), yang terhubung dengan Call Center 133 dan aplikasi Travoy.
Baca Juga: Pendapatan Chandra Asri (TPIA) Naik 60,5% Jadi US$ 8,19 Miliar per September 2026
Jasa Marga turut menyiapkan fasilitas Weigh In Motion (WIM) untuk mendukung pengawasan kendaraan angkutan barang dalam rangka kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL) pada 2027.
Menjelang akhir tahun, JSMR juga mempersiapkan operasional jalan tol untuk menghadapi peningkatan mobilitas pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).
JSMR akan melakukan pemeliharaan infrastruktur, pemantauan lalu lintas, serta memastikan kesiapan petugas dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














