kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Isu China masih membayangi bursa Asia pagi


Selasa, 25 Juni 2013 / 08:35 WIB
ILUSTRASI. Kapal floating crane, kapal tunda dan tongkang pengangkut b a t u b a r a milik PT Trans Power Marine (TPMA)


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Sebagian besar saham yang diperdagangkan di bursa Asia mencatatkan penurunan. Kondisi itu menekan indeks acuan Asia ke level terendah sejak 5 Desember 2012 lalu.

Data Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.30 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific turun 0,2% menjadi 125,56. Sementara, indeks Topix turun 0,5%, indeks Nikkei 225 Stock Average Jepang turun 0,2%, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,3%, dan indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3%. Saat ini, pasar saham di China dan Hong Kong belum dibuka.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Asia. Beberapa di antaranya yakni: BHP Billiton Ltd yang turun 1,7% di Sydney, Newcrest Mining Ltd turun 4% di Sydney, dan Celltrion Inc naik 3% di Seoul.

Bursa Asia memberi sinyal merah di tengah kecemasan investor akan pengetatan likuiditas di China yang diprediksi akan memukul laju pertumbuhan ekonomi negara itu.

"Bank sentral China memilih untuk menderita dalam jangka pendek demi mempertahamkan kestabilan pertumbuhan untuk jangka panjang. Namun, investor masih mencemaskan konsep berkurangnya dukungan bank sentral AS dan pengetatan kredit di China, di mana hal itu berarti akan berdampak pada pertumbuhan global dan harga dari aset," papar Matthew Sherwood, head of investment market research Perpetual Ltd di Sydney.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×