kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.613.000   23.000   0,89%
  • USD/IDR 17.924   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.242   -56,72   -0,90%
  • KOMPAS100 813   -5,85   -0,71%
  • LQ45 621   -2,15   -0,35%
  • ISSI 215   -3,31   -1,52%
  • IDX30 344   -1,09   -0,32%
  • IDXHIDIV20 429   0,02   0,00%
  • IDX80 93   -0,53   -0,57%
  • IDXV30 116   -0,90   -0,76%
  • IDXQ30 111   -0,10   -0,09%

IPF belum akan menarik pungutan hingga 2015


Senin, 10 Desember 2012 / 14:54 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi kabel Voksel Electric. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Anna Suci Perwitasari

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) belum berniat melakukan pungutan untuk investor protection fund (IPF) saat ini.

"Sampai 2015 belum ada pungutan untuk IPF dari industri," kata Direktur Pengembangan BEI Frederica Widyasari Dewi, Senin (10/12).

Saat ini, IPF sudah berbentuk badan hukum dengan membentuk PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Indonesia (P3II). Lembaga ini diharapkan mulai beroperasi 2013 mendatang. Pekerjaan IPF nantinya mirip Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Untuk biaya operasional IPF sendiri belum ditentukan. Mengingat tahun depan sudah dimulai pungutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga pungutan IPF masih belum ditemui kejelasan.

Sebelumnya, para anggota bursa menyatakan keberatannya akan lembaga tersebut. Mereka khawatir, keberadaan IPF akan memunculkan biaya tambahan. Selama ini anggota bursa sudah dikenai biaya penyelenggara bursa (fee levy) sebesar 0,04%. Jika biaya ditambahkan premi untuk IPF diterapkan, margin mereka bakal tergerus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×