kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

IPF belum akan menarik pungutan hingga 2015


Senin, 10 Desember 2012 / 14:54 WIB
IPF belum akan menarik pungutan hingga 2015
ILUSTRASI. ilustrasi kabel Voksel Electric. KONTAN/Carolus Agus Waluyo


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) belum berniat melakukan pungutan untuk investor protection fund (IPF) saat ini.

"Sampai 2015 belum ada pungutan untuk IPF dari industri," kata Direktur Pengembangan BEI Frederica Widyasari Dewi, Senin (10/12).

Saat ini, IPF sudah berbentuk badan hukum dengan membentuk PT Penyelenggara Program Perlindungan Investor Indonesia (P3II). Lembaga ini diharapkan mulai beroperasi 2013 mendatang. Pekerjaan IPF nantinya mirip Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Untuk biaya operasional IPF sendiri belum ditentukan. Mengingat tahun depan sudah dimulai pungutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga pungutan IPF masih belum ditemui kejelasan.

Sebelumnya, para anggota bursa menyatakan keberatannya akan lembaga tersebut. Mereka khawatir, keberadaan IPF akan memunculkan biaya tambahan. Selama ini anggota bursa sudah dikenai biaya penyelenggara bursa (fee levy) sebesar 0,04%. Jika biaya ditambahkan premi untuk IPF diterapkan, margin mereka bakal tergerus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×