kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Investor cemas kinerja emiten, Wall Street koreksi


Rabu, 09 Januari 2013 / 08:30 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.


Sumber: Bloomberg |

NEW YORK. Saham-saham di bursa Amerika Serikat semalam terkoreksi untuk hari kedua. Investor was-was menanti laporan keuangan para emiten.

Indeks S&P 500 tergerus 0,3% ke 1.457,15, sedangkan indeks Dow Jones turun 0,4% ke 13.328,85.

"Kami menantikan laporan kinerja yang akan keluar. Valuasi jauh dari berlebihan. Namun kami telah mengalami reli kuat yang sangat cepat. Pasar kini menyesuaikan," kata John Maley, Chief Equity Strategist Wells Fargo Advantage Funds.

Pekan lalu, Wall Street sudah meraup penguatan tertinggi dalam 13 bulan ketika kongres AS meloloskan beleid penangkal fiscal cliff.

Analis dalam survei Bloomberg memperkirakan, laba kuartal empat dari emiten-emiten S&P bakal naik 2,9%. Angka ini akan menjadi pertumbuhan kuartalan kedua terlambat sejak 2009.

Saham Yum Brands Inc terpukul 4,2% akibat penjualan KFC di China yang merosot melampaui prediksi. "Penjualan di dua pekan terakhir Desember terkena imbas negatif terkait publikasi bahwa pemerintah China memeriksa pasokan unggas," ujar rilis Yum.

Di New York, Alcoa Inc. merupakan perusahaan pertama yang melaporkan kinerja keuangan. Sahamnya naik 0,9% setelah memngumumkan penjualan menurun dari US$ 5,99 miliar ke US$ 5,9 miliar. Sebab, angka itu melampaui prediksi analis di US$ 5,6 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×