Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tekanan pada pasar keuangan Indonesia belum surut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke level di bawah 6.000 bersamaan dengan melemahnya nilai tukar rupiah yang menembus level Rp 17.900 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pada akhir perdagangan Rabu (3/6/2026), IHSG terkoreksi 4,11% atau turun 254,36 poin ke level 5.941,06. Sementara itu, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.967 per dolar AS atau melemah 0,70%.
Tekanan di pasar saham saat ini ditengarai lebih dipengaruhi kenaikan risk premium Indonesia dibanding penurunan fundamental emiten. Ini termasuk sentimen tekanan fiskal, ketidakpastian kebijakan, hingga outlook negatif lembaga pemeringkat.
Baca Juga: SBN Ritel ST016 Catatkan Pemesanan Tertinggi, Capai Rp 22,62 Triliun
Sejumlah analis memberikan rekomendasi teknikal beberapa saham untuk perdagangan Kamis (4/6/2026). Simak ulasan lengkapnya:
1. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
Saham INDF berpotensi turun sejauh proyeksi Fibonacci 161,8% dari wave a sebagai estimasi target wave c yang mengakhiri wave (b) secara keseluruhan. Skenario ini valid selama harga tidak turun di bawah 6.000.
Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), INDF ditutup melemah 4,94% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 6.250 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 6.000
Resistance: Rp 6.750
Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova
Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Mulai Mendaki, Cek Efeknya ke Emiten
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
INCO masih bergerak dalam tren bearish dengan terus berada di bawah MA10. Saat ini saham tersebut akan menguji area support 4.100–4.030 dengan indikator RSI mendekati area oversold.
Oleh karena itu, saham ini dapat dicermati untuk strategi buy on weakness. Jika terjadi technical rebound, harga berpotensi menuju resistance 4.700. Investor disarankan membatasi risiko jika harga menembus support 4.000. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), INCO ditutup melemah 8,67% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 4.320 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 4.000
Resistance: Rp 4.700
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi
Baca Juga: IHSG Masih Rawan Tertekan pada Kamis (4/6), Ini Kata Analis
3. PT Petrosea Tbk (PTRO)
Meskipun indikator Stochastics %K-%D dan RSI masih menunjukkan sinyal positif, PTRO masih berada dalam fase bearish consolidation. Apalagi MA20 dan MA60 bergerak dengan kecenderungan menurun.
Di sisi lain, volume perdagangan juga mengalami penurunan. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), PTRO ditutup melemah 14,37% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 4.110 per saham.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 3.170
Resistance: Rp 5.450
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













