kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45919,51   10,20   1.12%
  • EMAS1.350.000 0,52%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Intip Rencana Ekspansi Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Usai IPO


Selasa, 09 Januari 2024 / 04:30 WIB
Intip Rencana Ekspansi Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Usai IPO
ILUSTRASI. Perusahaan perdagangan dan distributor gas alam Compressed Natural Gas (CNG), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk (CGAS).


Reporter: Nadya Zahira | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten yang baru melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Citra Nusantara Gemilang Tbk. (CGAS) berencana membangun fasilitas Liquefied Natural Gas (LNG) Station dan dua mother station baru di Majalengka, Jawa Barat dan Gresik, Jawa Timur. 

Direktur Utama CGAS, Andika Purwonugroho mengatakan saat ini pihaknya berencana membangun satu LNG Station dan dua CNG Station di sepanjang 2024. Pembangunan tersebut akan dilakukan secara paralel atau bertahap. 

“LNG Station akan mulai pembangunan di kuartal I tahun 2024 ini, dan uji coba juga dilakukan di tahun yang sama. Ada dua tambahan CNG juga di Purwodadi dan Gresik,” ujar Andika saat konferensi pers, di Gedung BEI, Jakarta, Senin (8/1). 

Andika menyebutkan, sebanyak 90% dari dana initial public offering (IPO) akan dialokasikan untuk pembangunan LNG Station. Adapun dana IPO yang didapatkan sekitar Rp 179 miliar. Sedangkan dana yang dikeluarkan untuk pembangunan LNG sebesar Rp 161,1 miliar. Namun, untuk compressed natural gas (CNG), ia tidak merincikan jumlah investasinya. 

Baca Juga: Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Targetkan Pendapatan Bisa Naik 30% Pasca IPO

Lebih lanjut, Andika menyebutkan bahwa LNG Station akan berlokasi di Grobogan Purwodadi, Jawa Tengah dengan kapasitas plant 1,5 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) dan mother station di Majalengka berkapasitas plant 1 MMSCFD, serta mother station di Manyar, Gresik, Jawa Timur berkapasitas plant 2 MMSCFD.  

“Hingga kini, CGAS memiliki 3 station utama yang berlokasi di Cikarang, Bekasi, dengan kapasitas 5 juta meter kubik per bulan, lalu Station Sidoarjo dengan kapasitas sebesar 2 juta meter kubik per bulan, dan Station Palembang dengan kapasitas sebesar 1,5 juta meter kubik per bulan,” kata dia.

Dengan demikian, CGAS memiliki kapasitas LNG station seluruhnya sebesar 8,5 juta meter kubik per bulan. Selain itu, dia menjelaskan adanya pembangunan LNG station dilakukan untuk menaikkan pelanggan retail yang saat ini baru berkontribusi sebanyak 20% terhadap jumlah seluruh pelanggan. 

Untuk itu, dalam lima tahun ke depan, CGAS menargetkan pertumbuhan pelanggan retail sebanyak 40% dari total seluruh pelanggan. Andika memprediksi, dalam lima tahun ke depan pertumbuhan tidak hanya terjadi dalam industri besar, melainkan juga pasca industri menengah dan kecil. 

“Hal itu kami lakukan karena CGAS fokus pada peluang pasar retail dan menengah,” ujar Andika. 

Asal tahu saja, Citra Nusantara Gemilang merupakan perusahaan yang memfokuskan pada pengembangan gas alam terkompresi atau CNG di Indonesia melalui kegiatan usaha perdagangan dan distribusi gas alam.

Baca Juga: IPO Citra Nusantara Gemilang (CGAS) Catat Oversubscribed Sebanyak 93,23 Kali

Distribusi gas alam tersebut menggunakan moda transportasi ke daerah-daerah yang belum terjangkau oleh jaringan pipa gas dengan tekanan gas yang stabil dan aman. 

Gas alam tersebut digunakan untuk keperluan industri, transportasi, perumahan, dan pembangkit listrik swasta yang menggunakan gas sebagai sumber energinya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×