Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) melakukan perubahan sususan pengurus. Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 17 September 2016 telah menyetujui perubahan susunan direksi dan dewan komisaris Perseroan.
Rapat menetapkan Sugeng Pangraksa ditetapkan sebagai Direktur Utama, dengan Meita Liliasari, Hessa Afigthyven, dan Dyan Puspita Sari Dachi sebagai Direktur. Sementara jajaran Dewan Komisaris terdiri dari Rudy Heriyanto Adi Nugroho sebagai Komisaris Utama, Rina Yohana sebagai Komisaris, serta Rico Rustombi dan Aryo Wibisono sebagai Komisaris Independen.
Sebelumnya, sebanyak lima anggota Direksi dan Dewan Komisaris MBSS mengajukan pengunduran diri secara bersamaan pada 23 Juli 2026 seiring pedrgantian pengendali perusahaan.
Kelimanya terdiri dari Komisaris Utama Armand Setiawan Tanudjaja, Komisaris Wisma Bharuna, Komisaris Independen Kevin Evan Suandar, Direktur Utama Zhang Hao, serta Direktur Susan Faustine.
Baca Juga: Pengendali Baru Mitrabahtera (MBSS) Mulai Tender Wajib, Siapkan Dana Rp 892,7 Miliar
Jajaran Direksi baru MBSS menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemegang saham. Manajemen berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, prinsip kehati-hatian, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Perseroan juga mengapresiasi kontribusi jajaran Dewan Komisaris dan Direksi sebelumnya dalam membangun dan mengembangkan MBSS. Fondasi tersebut akan menjadi pijakan bagi manajemen baru untuk melanjutkan pengembangan bisnis dan mencari peluang pertumbuhan.
Direktur Utama MBSS, Sugeng Pangraksa, mengatakan manajemen akan melanjutkan fondasi bisnis yang telah dibangun sembari membuka ruang pertumbuhan baru dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan.
“Kami berkomitmen membawa MBSS terus berkembang dan meningkatkan performanya, dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, serta pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Sugeng dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).
Baca Juga: Gelar RUPST Hari Ini (23/6), Simak Rekomendasi Saham RAJA, MBSS, GGRM
Menurut Sugeng, menjaga hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan mitra usaha menjadi salah satu fokus utama. Hal ini penting karena bisnis MBSS berkaitan erat dengan kebutuhan transportasi dan logistik industri pertambangan.
Sugeng menegaskan MBSS akan terus menjaga kepercayaan pelanggan dan mitra usaha dengan menjalankan kegiatan secara profesional dan bertanggung jawab, sehingga perseroan tetap menjadi mitra yang dapat diandalkan.
MBSS merupakan perusahaan pelayaran yang menyediakan jasa transportasi laut dan transshipment, terutama untuk pengangkutan komoditas batu bara dan nikel. Perusahaan kini dikendalikan oleh PT Wibowo Group Capital (WGC).
MBSS menyediakan layanan pengangkutan laut menggunakan armada kapal tunda dan tongkang serta layanan transshipment untuk kebutuhan industri pertambangan dan sumber daya alam di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














