kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Ini hal yang harus diperhatikan saat akan berinvestasi reksadana terproteksi


Minggu, 24 Juni 2018 / 11:50 WIB


Reporter: Michelle Clysia Sabandar | Editor: Sofyan Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Banyak produk reksadana terproteksi baru bermunculan di saat pasar modal dan obligasi tengah menurun. Sebelum berinvestasi, investor mesti lebih teliti dalam melihat profil produk tersebut.

Head of Research & Consulting Services Infovesta Utama Edbert Suryajaya mengatakan investor harus bisa melihat tingkat risikonya dan profil produk reksadana terproteksi. "Jangan sampai ada risiko gagal bayar, " katanya kepada Kontan.co.id.

Menurut Edbert, investor juga harus melihat yield yang ditawarkan. Sebisa mungkin angka yield harus di atas bunga acuan agar bisa menarik.

Produk reksadana terproteksi masih memiliki peminat yang banyak. Strategi pengelolaannya juga tidak rumit sehingga mudah dipahami investor. Serta tidak ada transaksi jual beli yang terjadi dalam produk ini memudahkan investor atau masyarakat yang ingin berinvestasi.

Potensi return reksadana ini juga lebih tinggi jika dibandingkan dengan bunga deposito. Menurut Edbert, potensi return reksadana terproteksi bisa sekitar 7% hingga 10 % per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×