kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -8.000   -0,30%
  • USD/IDR 18.110   80,00   0,44%
  • IDX 5.886   12,32   0,21%
  • KOMPAS100 765   1,79   0,23%
  • LQ45 583   0,61   0,10%
  • ISSI 203   0,65   0,32%
  • IDX30 330   -0,34   -0,10%
  • IDXHIDIV20 408   -2,34   -0,57%
  • IDX80 87   0,32   0,37%
  • IDXV30 111   -0,29   -0,26%
  • IDXQ30 106   -0,57   -0,53%

Indosat (ISAT) Dorong Efisiensi Supply Chain lewat 27 Solusi AI


Rabu, 11 Februari 2026 / 16:50 WIB
Indosat (ISAT) Dorong Efisiensi Supply Chain lewat 27 Solusi AI
ILUSTRASI. Indosat Ooredoo (ISAT) Optimalkan AI untuk Pemberdayaan Ekosistem Digital (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) menggelar Indonesia AI Day for Supply Chain, forum yang mempertemukan pelaku industri transportasi, distribusi, dan logistik untuk mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi biaya dan operasional.

Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, mengatakan kompleksitas rantai pasok saat ini tidak lagi bisa mengandalkan proses manual. Pelaku industri membutuhkan visibilitas real-time agar keputusan operasional lebih cepat dan terukur.

“Pelaku industri perlu melihat pergerakan barang dan armada secara real-time agar operasional berjalan lebih rapi dan keputusan dapat diambil tepat waktu. Indosat mendorong pemanfaatan teknologi berbasis AI agar proses di bidang ini saling terhubung,” ujar Buldansyah dalam keterangan resmi, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025, hingga 2024 terdapat sekitar 16.080 perusahaan pergudangan dan ekspedisi kurir di Indonesia. Pertumbuhan industri ini menuntut sistem operasional yang lebih terintegrasi dan berbasis data.

Baca Juga: Laba Tumbuh Dua Digit, Analis Nilai Saham Indosat (ISAT) Menarik Dikoleksi Bertahap

Indosat memaparkan, adopsi digital dan AI di sektor supply chain secara global mampu meningkatkan pendapatan 15%-30%, mendorong efisiensi operasional 30%-40%, serta menekan risiko pencurian dan fraud hingga 50%. Penerapan predictive maintenance berbasis AI juga disebut dapat menurunkan unplanned downtime armada hingga 50%.

Dalam forum tersebut, Indosat memperkenalkan 27 solusi berbasis AI yang terbagi dalam enam area utama, antara lain Always-On Supply Chain Operations, Real-Time Operational Command, hingga Predictive & Intelligent Decision Making.

Baca Juga: Laba Bersih Indosat (ISAT) Sepanjang 2025 Naik 12,2% Ditopang ARPU dan Jaringan 5G

Solusi yang ditawarkan mencakup fleet management, IoT telemetry, video analytics berbasis AI, cold chain monitoring, asset tracking, smart facility, hingga unified command center. Indosat juga menghadirkan platform omnichannel berbasis AI, layanan keamanan siber, serta advanced analytics untuk mendukung pengambilan keputusan di level eksekutif.

Melalui inisiatif ini, ISAT menargetkan pelaku industri dapat meningkatkan efisiensi biaya, mempercepat respons operasional, serta memperkuat daya saing di tengah meningkatnya kompleksitas logistik nasional.

Baca Juga: Moody's Pertahankan Peringkat Indosat (ISAT) di Baa3 Dengan Outlook Stabil

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×