kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.641.000   -14.000   -0,53%
  • USD/IDR 18.035   45,00   0,25%
  • IDX 5.873   -113,12   -1,89%
  • KOMPAS100 763   -18,32   -2,34%
  • LQ45 583   -12,03   -2,02%
  • ISSI 203   -3,37   -1,63%
  • IDX30 330   -6,18   -1,83%
  • IDXHIDIV20 410   -5,48   -1,32%
  • IDX80 87   -1,95   -2,19%
  • IDXV30 111   -1,67   -1,48%
  • IDXQ30 107   -1,52   -1,40%

Wall Street Berakhir Beragam Rabu (8/7), Ancaman Serangan ke Iran Bayangi Pasar


Kamis, 09 Juli 2026 / 05:14 WIB
Wall Street Berakhir Beragam Rabu (8/7), Ancaman Serangan ke Iran Bayangi Pasar
ILUSTRASI. Wall Street (REUTERS/Brendan McDermid)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Indeks saham Amerika Serikat (AS) ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu (8/7/2026).

Indeks S&P 500 berakhir di zona merah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan sementara yang bertujuan mengakhiri perang dengan Iran telah "berakhir", sehingga memicu kekhawatiran baru di pasar.

Baca Juga: Hari Ini (9/7) Perdagangan Perdana IPO Saham PRDL, Cek Simulai ARA & ARB

Melansir Reuters, Indeks S&P 500 turun 0,28% ke level 7.482,71. Sementara itu, Nasdaq Composite justru naik 0,20% ke 25.870,65, sedangkan Dow Jones Industrial Average merosot 1,09% ke 52.348,39.

Di sektor semikonduktor, indeks PHLX Semiconductor menguat 2,23% dipimpin oleh Broadcom yang melonjak 4,8%.

Kenaikan saham Broadcom terjadi setelah Apple mengumumkan rencana menggelontorkan lebih dari US$ 30 miliar sebagai bagian dari kesepakatan pasokan chip yang dicapai awal pekan ini dengan Broadcom.

Baca Juga: Diversifikasi Bisnis Perkokoh Fundamental BUMI

"Setiap kali Apple mengumumkan penggunaan produk atau teknologi sebuah perusahaan, dampaknya sangat positif, apalagi ada sekitar 2,5 miliar perangkat Apple yang digunakan di seluruh dunia," kata Art Hogan, Chief Market Strategist di B. Riley Wealth.

Saham Nvidia juga naik 3,65% setelah The Information melaporkan bahwa China berencana mengizinkan perusahaan-perusahaan kecerdasan buatan (AI) terkemuka di negara tersebut membeli sejumlah terbatas chip H200 buatan Nvidia.

Sebaliknya, saham-saham teknologi berkapitalisasi besar bergerak melemah. Microsoft dan Alphabet masing-masing turun lebih dari 1%, sementara Meta Platforms kehilangan 2%.

Di luar sektor teknologi, SpaceX turun 0,8% ke US$ 148,38, menjadi penutupan terendah sejak perusahaan antariksa tersebut melantai di bursa pada 12 Juni.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor dalam S&P 500 ditutup melemah. Sektor industri memimpin penurunan dengan koreksi 3,41%, disusul sektor material yang turun 2,45%.

Baca Juga: Wall Street Merana: Pernyataan Trump Tentang Iran Membebani Pasar Saham AS

Dalam pernyataannya saat menghadiri KTT NATO di Turki, Trump mengatakan tidak tertarik melanjutkan pembicaraan dengan Iran dan memperingatkan bahwa Washington kemungkinan akan melancarkan serangan tambahan pada Rabu malam waktu setempat.

Pernyataan tersebut menjadi pukulan terbaru bagi upaya diplomasi yang selama ini silih berganti antara ancaman eskalasi dan harapan tercapainya perdamaian, sehingga membuat investor kembali diliputi ketidakpastian.

"Yang menjadi kunci adalah durasinya. Berapa lama konflik ini akan berlangsung? Jika kita melihat kerusakan terhadap infrastruktur Iran, pasar kemungkinan harus merespons lebih serius karena besar kemungkinan akan ada aksi balasan dari Iran," ujar Rob Haworth, Senior Investment Strategist di U.S. Bank Wealth Management.

Harga minyak dunia melonjak setelah pernyataan Trump. Minyak mentah Brent ditutup naik 5,2%, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS juga meningkat seiring aksi jual di pasar obligasi.

Baca Juga: OJK Wajibkan Sertifikasi Influencer Kripto, Industri Nilai Tingkatkan Kredibilitas

Lonjakan harga minyak tersebut memunculkan kembali kekhawatiran terhadap inflasi dan berpotensi memperumit arah kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed).

Saham-saham sektor perjalanan yang sensitif terhadap kenaikan harga energi ikut tertekan. United Airlines dan Delta Air Lines masing-masing turun lebih dari 1%. Operator kapal pesiar juga melemah, dengan Carnival turun 3,9% dan Norwegian Cruise Line terkoreksi 1,9%.

Sementara itu, Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2026 menjadi 3%, seraya memperingatkan risiko yang masih ditimbulkan oleh konflik di Timur Tengah.

Di sisi lain, risalah rapat kebijakan Federal Reserve bulan lalu menunjukkan meningkatnya kekhawatiran pejabat bank sentral terhadap inflasi.

Para pelaku pasar kini memperkirakan The Fed berpeluang menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember mendatang, berdasarkan proyeksi CME FedWatch.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×