kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.997   -35,00   -0,19%
  • IDX 6.243   7,36   0,12%
  • KOMPAS100 818   1,77   0,22%
  • LQ45 622   1,18   0,19%
  • ISSI 216   0,46   0,21%
  • IDX30 349   -0,75   -0,22%
  • IDXHIDIV20 428   -1,86   -0,43%
  • IDX80 93   0,16   0,18%
  • IDXV30 118   -0,06   -0,05%
  • IDXQ30 111   -0,47   -0,42%

Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026


Senin, 03 Agustus 2026 / 08:38 WIB
Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026
ILUSTRASI. Pendapatan Indocement (INTP) naik 5,23% jadi Rp 8,45 triliun dan laba bersih melonjak 19,18% ke Rp 589 miliar di semester I-2026 (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten produsen semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) meraih hasil kinerja keuangan yang positif dalam enam bulan pertama tahun 2026.

Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan neto INTP meningkat 5,23% year on year (YoY) menjadi Rp 8,45 triliun pada semester I-2026. Sedangkan pada semester I-2025, INTP mencatat pendapatan neto sebesar Rp 8,03 triliun.

Sebagian besar pendapatan neto INTP pada semester I-2026 berasal dari segmen bisnis semen senilai Rp 7,98 triliun. Selain itu, INTP memperoleh pendapatan dari segmen beton siap pakai sebanyak Rp 560,37 miliar dan agregat senilai Rp 110,71 miliar. Total pendapatan tersebut kemudian dikurangi oleh eliminasi sebesar Rp 195,06 miliar.

INTP turut mengalami kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 4,39% yoy menjadi Rp 5,94 triliun pada semester I-2026, dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 5,69 triliun.

Baca Juga: Bursa Asia Mayoritas Melemah di Pagi Ini (3/8), Indeks Kospi Kembali Ambruk 5%

Hasil ini membuat INTP mengantongi laba bruto sebesar Rp 2,51 triliun pada semester I-2026, naik 7,26% yoy dibandingkan laba bruto perusahaan pada semester I-2025 yakni Rp 5,69 triliun.

Laba sebelum beban pajak penghasilan INTP juga meningkat 17,85% yoy menjadi Rp 726,95 miliar pada semester I-2026, dari periode sebelumnya yakni Rp 616,86 miliar.

INTP membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 589,64 miliar pada semester I-2026 atau naik 19,18% yoy dibandingkan realisasi laba bersih periode sebelumnya yaitu Rp 494,76 miliar.

 


Hingga akhir semester I-2026, INTP memiliki total aset sebanyak Rp 30,23 triliun. Angka ini terdiri dari liabilitas sebesar Rp 8,12 triliun dan ekuitas sebesar Rp 22,11 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×