Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) berencana untuk melakukan pengurangan modal ditempatkan dan disetor melalui penarikan saham hasil pembelian saham kembali yang saat ini tercatat sebagai saham tresuri.
Pengurangan modal tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas perdagangan saham INTP di pasar modal di tengah kondisi volatilitas tinggi sekaligus meningkatkan kepercayaan investor.
Baca Juga: Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) Siapkan Rp 750 Miliar untuk Buyback Saham
Untuk itu, INTP hendak menarik kembali sebagian saham dari hasil pembelian kembali (buyback) saham yang dilaksanakan pada 2021 dan 2022 sebagai pengurangan modal dengan jumlah sampai dengan 84.529.400 saham.
"Tidak terdapat dampak khusus terhadap kegiatan usaha dan perusahaan pada masa mendatang dari dilakukannya penarikan saham," tulis Manajemen INTP dalam keterbukaan informasi, Selasa (14/4) malam.
INTP pun akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Mei 2026 untuk meminta persetujuan terkait rencana pengurangan modal melalui penarikan saham hasil buyback tersebut. Adapun mekanisme penarikan saham melalui pengurangan modal akan mengikuti ketentuan Undang-Undang Perseroan Terbatas.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 30.000 Menjadi Rp 2.893.000 Per Gram, Rabu (15/4)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













