kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

IHSG turun tipis 0,09% pada perdagangan Rabu (22/7), ini pemicunya menurut analis


Rabu, 22 Juli 2020 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Petugas memperhatikan pergerakan harga surat berharga pada layar digital di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tipis 0,09% ke posisi 5.110,19 pada perdagangan Rabu (22/7). Padahal, IHSG sempat menyentuh 5.142.04 pada sesi I perdagangan dari level pembukaan di 5.114,71.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berakhirnya IHSG di zona merah disebabkan oleh pidato Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait kekhawatiran bahwa kasus Covid-19 di AS akan semakin meningkat.

Hal ini disikapi investor dengan sangat hati-hati.

Baca Juga: Saat IHSG menguat, saham-saham ini banyak diobral asing pada sesi I, Rabu (22/7)

Kemudian, dari segi domestik, pelaku pasar juga masih mencermati stimulus dari pemerintah sebagaimana tertuang dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang masih belum terserap secara optimal.

"Penurunan IHSG juga disebabkan oleh minimnya data makroekonomi domestik maupun global yang dapat memberikan high positive impact terhadap pasar," tutur Nafan saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (22/7).

Sementara itu, Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menilai, koreksi yang terjadi menjelang akhir perdagangan hari ini lebih disebabkan oleh faktor teknikal. Mengingat, level 5.130-5.150 merupakan resistance kuat IHSG.

Baca Juga: Saham-saham ini masuk dalam koleksi asing pada sesi I, Rabu (22/7)

"Jadi, terdapat kecenderungan profit taking ketika penguatan mulai tertahan pada kisaran level tersebut," kata Valdy.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×