kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.738.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

IHSG turun, simak daftar saham defensif pilihan Jasa Utama Capital Sekuritas


Rabu, 07 Agustus 2019 / 19:44 WIB


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Per semester I-2019, TLKM juga mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 7,7% year on year (yoy) menjadi Rp 69,35 triliun. Laba bersih TLKM sepanjang periode ini juga naik 27,4% yoy, dari Rp 8,69 triliun menjadi Rp 11,08 triliun.

Menurut dia, proyek Palapa Ring yang rencananya akan selesai tahun ini juga diprediksi akan meningkatkan kinerja TLKM, sebab  seluruh penduduk Indonesia akan dapat menikmati jaringan komunikasi.

Baca Juga: Analis: Kinerja oke, saham Indofood (INDF) & Indofood CBP (ICBP) maintain buy

Sementara itu, jika dilihat dari pergerakannya, kedua saham ini juga cukup atraktif. "Pergerakan saham ICBP cenderung meningkat setiap tahunnya, sedangkan TLKM lebih stabil dan tidak terlalu volatile dibanding pemain operator telekomunikasi lain,” ucap Chris saat dihubungi Kontan.co.id, Rabu (7/8). 

Ia memiliki target harga untuk ICBP hingga akhir tahun Rp 13.000 per saham dan TLKM Rp 5.000 per saham. Pada perdagangan Rabu (8/7), saham ICBP ditutup menguat 4,18% ke level Rp 11.225 dan TLKM ditutup menguat 1,94% ke level Rp 4.210.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×