kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

IHSG Turun 0,35% dalam Sepekan, Ini Sentimen Penyebabnya


Jumat, 03 Juli 2026 / 18:36 WIB
IHSG Turun 0,35% dalam Sepekan, Ini Sentimen Penyebabnya
ILUSTRASI. Investor ritel mengamati IHSG lewat gawainya yang Ditutup Melemah (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan 2,28% atau 131,22 poin ke level 5.875,78 pada penutupan perdagangan Jumat (3/7/2026). Tapi jika diakumulasi dalam sepekan terakhir, IHSG menurun 0,35%.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan pergerakan IHSG saat ini masih dalam fase penurunan disertai dengan munculnya tekanan jual.

Herditya juga mengungkapkan ada sejumlah sentimen yang memengaruhi indeks selama sepekan perdagangan terakhir. Pertama, rilis data makro Indonesia, dimana Purchasing Managers' Index Manufaktur berada di level kontraksi berada di 46,9, di sisi lain inflasi menguat di 3,34% YoY dan terjadi defisit neraca dagang.

Kedua, rilis data pekerjaan Amerika Serikat cenderung melambat. Kondisi ini diperkirakan membuat The Fed masih mempertimbangkan untuk menahan suku bunga acuannya (higher for longer) dengan melihat inflasi yang tinggi. Ketiga, penguatan terhadap harga komoditas emas dunia yang diperkirakan menjadi katalis positif bagi emiten-emiten terkait.  

Baca Juga: IHSG Melonjak 2,46% ke 5.886 di Sesi Pertama, ISAT, AMMN, SCMA Jadi Top Gainers LQ45

"Keempat, nilai tukar rupiah yang masih melemah terhadap dolar AS," kata Herditya kepada Kontan, Jumat (3/7/2026).

Alrich juga menjelaskan pergerakan IHSG hari ini sejalan dengan mayoritas indeks di bursa Asia yang ditutup menguat, menyusul munculnya harapan bahwa The Fed berpotensi menunda kenaikan suku bunga karena data nonfarm payrolls yang lebih rendah dari estimasi. 

"Selanjutnya, berlanjutnya koreksi harga minyak mentah dan reboundnya harga emas juga menjadi faktor positif," ujar Alrich.

Proyeksi IHSG

Untuk perdagangan Senin, Herditya memperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menembus MA20 daily dengan support 5.842 dan resistance 5.916. 

Baca Juga: IHSG Melonjak 2% ke 5.863 di Pagi Ini (3/7), Top Gainers LQ45: AMMN, ANTM, HRTA

Dari sisi sentimen, investor diperkirakan masih mencermati akan harga komoditas emas yang berpeluang melanjutkan penguatannya dan nilai tukar rupiah yang sedang berada di level psikologisnya Rp 18.000. 

Secara teknikal, Alrich bilang IHSG ditutup di atas MA5 dan MA10. Indikator MACD dan Stochastic RSI membentuk Golden Cross, sehingga diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 5.900-6.000 pada pekan depan. 

Adapun Herditya merekomendasikan untuk mencermati sejumlah saham, antara lain  JPFA di target harga Rp 2.100-Rp 2.210, MLPL pada level Rp 89-Rp 97, dan PSAB dengan target harga Rp 444-Rp 464 per saham.

Baca Juga: IHSG Menguat 2,28% ke 5.875 pada Jumat (3/7), ISAT, AMMN, BBTN Top Gainers LQ45

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×