kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.861   36,00   0,20%
  • IDX 6.462   59,93   0,94%
  • KOMPAS100 834   4,58   0,55%
  • LQ45 634   2,08   0,33%
  • ISSI 226   3,86   1,74%
  • IDX30 355   0,99   0,28%
  • IDXHIDIV20 431   0,59   0,14%
  • IDX80 95   0,43   0,46%
  • IDXV30 119   0,45   0,38%
  • IDXQ30 112   0,20   0,18%

IHSG tertekan selama sepekan, berikut rekomendasi dari Samuel Sekuritas


Kamis, 28 November 2019 / 20:46 WIB
ILUSTRASI. Investor sedang mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Jumat (22/11).


Reporter: | Editor: Noverius Laoli

Ia memprediksi tekanan akibat aksi jual ini tak akan berlangsung lama. Sampai tutup tahun Suria memprediksi IHSG akan kembali menguat ke level 6.150 sampai 6.200.

Adapun sentimen positif yang bisa membawa IHSG ke level 6.200 yakni aksi window dressing di akhir tahun yang secara historical bisa meningkatkan IHSG rerata naik 3%.

Baca Juga: Jakarta Islamic Index (JII) dan JII70 punya anggota baru Desember besok, siapa saja?

Selain itu, menurutnya melemahnya kinerja IHSG juga dipengaruhi oleh amblesnya harga saham blue chips di luar portfolio MPAM misalnya saja GGRM dan HMSP yang melemah lantaran tarif cukai naik per tahun depan.

Ia menyarankan investor untuk membeli saham-saham dengan fundamental yang baik. Ia investor untuk buy saham BMRI dengan target harga Rp 8.900 per saham, kemudian beli saham BBNI dengan target harga Rp 10.600 per saham, dan Rp 2.600 per sahamBaca Juga: Bursa saham dunia jatuh pasca ketegangan AS dan China berkobar lagi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×