kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.850   28,00   0,16%
  • IDX 6.100   -77,21   -1,25%
  • KOMPAS100 797   -11,41   -1,41%
  • LQ45 602   -7,73   -1,27%
  • ISSI 211   -1,94   -0,91%
  • IDX30 340   -4,62   -1,34%
  • IDXHIDIV20 417   -4,52   -1,07%
  • IDX80 90   -1,28   -1,40%
  • IDXV30 112   -0,53   -0,47%
  • IDXQ30 108   -1,64   -1,49%

IHSG menguat, investor menadah saham-saham lapis kedua


Kamis, 03 Desember 2020 / 17:38 WIB
ILUSTRASI. Investor memantau perdagangan saham melalui gawainya di Jakarta, Jumat (13/11/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.


Reporter: Ika Puspitasari | Editor: Tendi Mahadi

Jika mengintip laporan keuangan kuartal III-2020, PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) mencatatkan penurunan rugi bersih menjadi Rp172,57 miliar dari sebelumnya Rp 469,95 miliar. Hal tersebut sejalan dengan naiknya penjualan menjadi Rp10,31 triliun ketimbang perolehan Rp10,09 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan BBKP menarik dengan masuknya Kookmin sebagai pengendali dan fokus untuk memajukan Bank Bukopin dari sisi digitalnya. Selanjutnya, untuk ASRI dengan penguatan nilai tukar rupiah cenderung memberikan efek positif serta perbaikan ekonomi diharapkan dapat memicu penjualan properti kembali naik.

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia naik, ini rekomendasi saham yang layak dikoleksi

Dari valuasinya, kata Chris, saham-saham lapis dua ini juga masih banyak yang tergolong murah, sehingga memberikan potensi keuntungan yang cukup besar. "Selain fundamental yang murah perhatikan dari sisi teknikalnya juga supaya terhindar dari potensi kerugian akibat volatilitas harga saham lapis dua," terangnya.

Chris memberikan rekomendasi buy saham ANTM dengan target harga Rp 1.460, MEDC dengan TP Rp 620, SIMP dengan TP Rp 440, BBKP dengan target harga Rp 500, dan ASRI dengan TP Rp 300.

Selanjutnya: IHSG menguat, asing lego saham-saham ini pada perdagangan Kamis (3/12)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×