kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.651.000   11.000   0,42%
  • USD/IDR 17.970   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG masih melanjutkan reli pekan lalu


Senin, 07 Maret 2016 / 09:35 WIB


Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan reli pekan lalu, Senin (7/3). Berdasarkan data RTI, pada pukul 09.28 WIB, indeks mencatatkan kenaikan sebesar 0,29% menjadi 4.864,78.

Saham-saham yang berada di jajaran top gainers pagi ini di antaranya: PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik 12,15% menjadi Rp 600, PT Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CKNO) naik 7,69% menjadi Rp 56, dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) naik 7,44% menjadi Rp 6.500.

Sementara, di posisi top losers pagi ini dihuni oleh PT Hero Supermarket Tbk (HERO) turun 9,09% menjadi Rp 1.000, PT Steady Safe Tbk (SAFE) turun 7,61% menjadi Rp 85, dan PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) turun 6,08% menjadi Rp 139.

Secara sektoral, ada tujuh sektor yang melaju. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar di antaranya sektor pertambangan naik 1,67%, sektor agrikultur naik 1,37%, dan sektor barang konsumen naik 0,39%.

Di sisi lain, bursa Asia bergerak liar. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.07 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific tak banyak mengalami perubahan di posisi 126,31. Sebelumnya, indeks acuan di kawasan regional ini sempat naik 0,3% dan turun 0,1%.

Sementara itu, indeks Topix Jepang turun 0,7%, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,4%, indeks S&P/ASX 200 Australia naik 0,9%, dan indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru turun 0,1%.

Ada sejumlah faktor yang membuat bursa Asia bergerak liar. Pertama, China memangkas target pertumbuhan ekonomi mereka pada Kongres Nasional Partai Komunis Sabtu (5/3) lalu di kisaran 6,5%-7% untuk tahun ini.

Faktor lainnya adalah kenaikan data tenaga kerja AS non pertanian. Hal ini meningkatkan optimisme mengenai outlook ekonomi Negeri Paman Sam itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×