kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

IHSG Dibuka Naik 0,49% ke 6.561,4 Kamis (23/12), Net Buy Asing Rp 5,978 Miliar


Kamis, 23 Desember 2021 / 09:19 WIB
ILUSTRASI. Pekerja membersihkan lantai di depan monitor yang menampilkan pergerakan indeks harga saham di Bursa Efek Indonesia


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan Kamis (23/12). Mengutip RTI pukul 09.04 WIB, indeks naik 0,49% atau 31,814 poin ke level 6.561,407.

Tercatat 215 saham naik, 116 saham turun, dan 205 saham stagnan. Total volume 2,98 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 866,9 miliar.

Sebanyak sembilan indeks sektoral menopang laju IHSG. Tiga indeks sektoral penopang terbesar yakni IDX-Industry 0,98%, IDX-Energy 0,83%, dan IDX-Basic 0,58%.

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,48%

- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 1,38%

- PT Astra International Tbk (ASII) naik 1,33

Baca Juga: Bursa Asia Menghijau Kamis (23/12) Pagi, Kekhawatiran Omicron Mereda

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 0,96%

- PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun 0,86%

- PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun 0,32%

Laju IHSG turut ditopang aksi beli investor asing. Di pasar reguler, net buy asing Rp 13,337 miliar dan Rp 5,978 miliar untuk keseluruhan market.

Saham-saham dengan beli bersih asing terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 16,8 miliar, PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) Rp 1,5 miliar, dan PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) Rp 919,6 juta.

Saham-saham dengan jual bersih asing terbesar adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 9,2 miliar, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) Rp 2,5 miliar, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 1,3 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×