kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

IHSG dalam Sepekan Melemah 3,53%, Ini Penyebabnya


Sabtu, 02 Juli 2022 / 07:40 WIB


Reporter: Kenia Intan | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. IHSG pada minggu ini memerah. Berdasarkan data RTI Business, IHSG tertekan 3,53% sepanjang pekan ini. Selama lima hari perdagangan, IHSG ditutup di zona merah secara berturut-turut. 

Pada Jumat (1/7), IHSG ditutup di level 6.794,328 melorot cukup dalam dibandingkan penutupan perdagangan pada Jumat (24/6) minggu sebelumnya yang berada di 7.042,937. 

Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova menilai IHSG pada pekan ini melemah dengan diperberat oleh tren inflasi yang menanjak di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Kondisi ini mendorong bank sentral masing-masing negara mengerek suku bunganya. 

Selain itu, kekhawatiran datangnya resesi juga mulai berdampak terhadap IHSG. Ini tercermin dari tekanan jual yang dibarengi net sell asing dengan rata-rata mencapai Rp 1 triliun per harinya.  

Baca Juga: IHSG Merosot 1,70% ke Level 6.794 pada Penutupan Perdagangan Jumat (1/7)

"Pelemahan nilai tukar rupiah juga memperkuat dugaan dana asing pulang kampung untuk mengurangi eksposur pada aset berisiko," jelas Ivan kepada Kontan.co.id, Jumat (1/7). 

Adapun pada hari Kamis dan Jumat, tekanan jual asing sebenarnya terlihat mereda. Sementara, indeks di kawasan Eropa mengalami rebound. Katalis-katalis ini memungkinkan IHSG di hari Senin nanti mengikuti jejak pasar Eropa yang mengalami penguatan. 

"Namun, perlu diantisipasi kemungkinan rebound ini bersifat minor sehingga hanya untuk melakukan trading atau mengurangi beberapa posisi jangka panjang," imbuh dia. 

Untuk pekan depan, Ivan pun menyarankan investor untuk mencermati saham-saham pertambangan seperti TINS dan ANTM yang berpotensi mengalami technical rebound. Selain itu, DMMX yang telah membentuk struktur awal pembalikan arah tren juga bisa diawasi. 

Sementara, Head of Research Jasa Utama Capital Sekuritas, Cheril Tanuwijaya, menyarankan investor mengambil sikap wait and see sambil mencermati data-data yang rilis pekan depan. Saran ini mempertimbangkan IHSG yang berpeluang melanjutkan pelemahan. 

Baca Juga: IHSG Merosot 1,70% ke Level 6.794 pada Penutupan Jumat (1/7)

"IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan namun diperkirakan tidak sebesar minggu ini yang melemah hingga lebih dari 3%," ungkap dia Jumat (1/7). 

IHSG diproyeksi bergerak di kisaran  6.730 hingga 6.850 minggu depan. Sentimen dari global seperti pidato beberapa anggota FOMC, rilis hasil rapat FOMC, rilis data PMI non-manufaktur AS, serta data laju pengangguran AS di bulan Juni berpotensi menjadi sentimen yang mendominasi pergerakan.  




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×