kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Selasa (14/7), Ini Kata Analis


Senin, 13 Juli 2026 / 18:09 WIB
IHSG Berpotensi Lanjutkan Penguatan Selasa (14/7), Ini Kata Analis
ILUSTRASI. IHSG Melemah-Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan pada perdagangan Senin (13/7/2026), seiring sentimen positif dari keputusan lembaga pemeringkat global.

IHSG naik 1,92% ke level 6.037,84. Penguatan ini didorong oleh respons positif pasar terhadap keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level “BBB” dengan outlook stabil.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, keputusan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi penurunan rating Indonesia.

Baca Juga: S&P Pertahankan Peringkat Indonesia, Begini Proyeksi Rupiah Besok Selasa (14/7)

“Pasar merespons positif karena sebelumnya ada kekhawatiran terkait penurunan peringkat atau outlook,” ujarnya kepada Kontan, Senin (13/7/2026).

Secara teknikal, Alrich menilai IHSG telah menunjukkan sinyal positif setelah berhasil breakout di atas level psikologis 6.000.

“IHSG juga ditutup di atas MA5, MA10, dan MA20, sehingga berpotensi melanjutkan penguatan dengan uji resistance di kisaran 6.080-6.120,” jelasnya.

Namun demikian, tekanan masih datang dari nilai tukar rupiah yang melemah. Pada perdagangan terakhir, rupiah ditutup di level Rp18.109 per dolar AS.

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusfa menilai pergerakan IHSG ke depan masih akan dipengaruhi sejumlah sentimen global dan domestik.

Dari eksternal, pelaku pasar mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat (CPI) serta dimulainya musim laporan keuangan bank-bank besar AS yang akan menjadi petunjuk arah kebijakan suku bunga The Fed.

“Perkembangan geopolitik di Timur Tengah dan pergerakan harga komoditas juga masih menjadi sumber volatilitas tambahan,” kata Nafan.

Dari dalam negeri, investor mulai menantikan rilis laporan keuangan emiten kuartal II-2026, khususnya dari sektor perbankan berkapitalisasi besar.

Selain itu, dinamika kebijakan moneter Bank Indonesia dan pergerakan nilai tukar rupiah juga menjadi perhatian pasar.

Nafan memperkirakan, IHSG akan bergerak dengan kecenderungan mixed pada perdagangan Selasa (14/7/2026).

“IHSG diproyeksikan bergerak dengan support di 5.848 dan 5.972, serta resistance di 6.127 dan 6.257,” jelasnya.

Dengan posisi IHSG yang telah menembus level 6.000, pelaku pasar akan mencermati apakah indeks mampu bertahan di atas level tersebut untuk membuka peluang penguatan lanjutan.

Baca Juga: Ekspor Perdana Aluminium Jadi Katalis Baru Alamtri Minerals (ADMR), Ini Kata Analis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×