Reporter: Dimas Andi | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengumumkan laporan perkembangan pengalihan kembali saham hasil pembelian kembali (buyback) perusahaan untuk periode 1 Januari 2026 sampai dengan 30 Juni 2026. Sejauh ini, belum ada pengalihan saham treasury selama periode pelaporan tersebut.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Manajemen DSSA menyebut jumlah saham hasil buyback yang telah dialihkan kembali pada periode semester I-2026 tercatat nihil. DSSA juga tidak mencatatkan pihak yang menerima pengalihan saham.
Baca Juga: Simak Nasib Saham yang Tercatat dalam Daftar HSC, Ada DSSA dan BREN
Terlepas dari itu, secara akumulasi, DSSA telah melakukan pengalihan kembali saham hasil buyback atau treasury sebanyak 620.375.000 saham. Dari situ, DSSA mampu menghimpun dana sebesar Rp 794,08 miliar.
“Jumlah saham hasil buyback yang dialihkan kembali tersebut mengacu pada pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:25,” tulis Direktur DSSA David Fernando Audy dalam keterbukaan informasi, Senin (13/7).
Lebih lanjut, sisa saham hasil buyback yang wajib dialihkan kembali oleh DSSA tercatat sebesar 37.905.956.750 saham setelah pelaksanaan stock split. Jika belum disesuaikan dengan stock split, maka sisa saham hasil buyback yang wajib dialihkan kembali DSSA berjumlah 1.516.238.270 saham.
Sebagai informasi, harga saham DSSA ditutup melesat 5,10% ke level Rp 825 per saham pada perdagangan Senin (13/7).
Baca Juga: Solusi Bangun Indonesia (SMCB) Melikuidasi Anak Usaha, Simak Detailnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














