Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat terbatas pada perdagangan Senin (10/8/2026).
Pekan lalu, IHSG ditutup menguat 65,94 poin atau 1,04% ke 6.409,65 pada akhir perdagangan Jumat (7/8/2026). Dalam sepekan, IHSG tercatat naik 2,78%.
Head of Retail Research MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mengatakan, IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support 6.385 dan resistance 6.420 pada Senin (10/8/2026).
Untuk sentimen pekan depan, investor akan mencermati rilis data inflasi China yang diperkirakan akan relatif melandai.
Baca Juga: IHSG Menguat 2,78% ke 6.409 Sepekan, Cek Saham yang Banyak Diborong Asing
Kedua, penguatan harga komoditas emas dan diperkirakan akan diikuti oleh minyak dunia terkait dengan kondisi geopolitik Timur Tengah.
“Terakhir, rilis kinerja emiten kuartal II 2026 dan juga dividen interim,” tuturnya.
Herditya menyarankan investor untuk mencermati saham BULL dengan target harga Rp 494 - Rp 520 per saham, BUMI Rp 194 - Rp 210 per saham, dan MLPL Rp 108 - Rp 113 per saham.
Sementara itu, Equity Research Analyst Alrich Paskalis Tambolang mengatakan, secara mingguan MACD IHSG membentuk Golden Cross seiring dengan histogram MACD telah berada di area positif.
Namun, Stochastic RSI berada di area overbought. IHSG mendekati level MA20 weekly di sekitar level 6.488.
Baca Juga: Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (8/8): Naik Rp 40.000 Jadi Rp 2.690.000 Per Gram
“Sehingga jika IHSG dapat menembus level MA20 tersebut, diperkirakan IHSG berpotensi menguji level 6.500 pada pekan depan,” katanya.
Alrich menyarankan investor untuk mencermati saham TLKM dengan target harga Rp 2.900 per saham, EXCL Rp 2.700 per saham, ANTM Rp 3.400 per saham, BBRI Rp 3.300 per saham, dan TPIA Rp 2.400 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
