Penulis: Muhammad Alief Andri | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. PT Victoria Investama Tbk (VICO) akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp121,74 miliar. Pembagian dividen tersebut setara dengan Rp8 per saham.
Keputusan pembagian dividen tunai ini telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 18 September 2026.
Mengutip keterbukaan informasi perseroan pada Selasa (22/9/2026), total dividen yang akan dibagikan VICO mencapai Rp121.736.605.264. Dana tersebut berasal dari sebagian laba ditahan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Baca Juga: Beli Saham Ini, Bos Triv & Andry Hakim Raih Potensi Keuntungan Hampir Rp 112 Miliar
Jadwal Dividen VICO
VICO telah menetapkan sejumlah tanggal penting bagi pemegang saham yang berhak menerima dividen tunai.
Berikut jadwal pembagian dividen VICO:
| Keterangan | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 28 September 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 29 September 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 30 September 2026 |
| Recording date | 30 September 2026, pukul 16.00 WIB |
| Ex dividen pasar tunai | 1 Oktober 2026 |
| Pembayaran dividen | 22 Oktober 2026 |
Baca Juga: Emiten Prajogo Pangestu Ini Akan Bagi Dividen Interim, Harga Saham Masih Anjlok 63%
Dividend Yield Saham VICO
Dengan asumsi harga saham VICO sebesar Rp173 per saham, dividend yield berdasarkan dividen Rp8 per saham mencapai sekitar 4,62%.
Perhitungan dividend yield: Rp8 ÷ Rp173 × 100% = 4,62%
Besaran yield dividen saham VICO jauh di atas suku bunga deposito di bank besar seperti BCA yang hanya 2,75% hingga 3%.
Namun, besaran dividend yield juga akan berubah mengikuti harga saham di pasar.
Tonton: IHSG Anjlok Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (22 September 2026).
Kinerja Keuangan VICO 2025
Pembagian dividen tunai VICO menggunakan dasar data keuangan per 31 Desember 2025.
Pada periode tersebut, perseroan membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp473,99 miliar. Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar Rp1,47 triliun.
Adapun total ekuitas VICO mencapai Rp5,62 triliun pada akhir 2025.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang dirangkum Pasardana, jumlah dividen Rp121,74 miliar setara dengan sekitar 8,27% dari saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














