kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

IHSG berada di posisi jenuh beli


Minggu, 26 Januari 2014 / 12:49 WIB
ILUSTRASI. Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing menghadiri konferensi tentang keamanan internasional di Moskow, Rusia 23 Juni 2021. Alexander Zemlianichenko/Pool via REUTERS/File Foto


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menghentikan penguatannya. Jumat (24/1) kemarin IHSG hanya mampu ditutup di level 4.437, 343 atau melemah jika dibandingkan dengan sesi penutupan hari sebelumnya.

Pelemahan tersebut sejalan dengan pergerakan bursa regional Asia yang terwakili oleh indeks MSCI Asia Pacific. Di Hongkong pada akhir Jumat pukul 7.33 sore kemarin indeks MSCI Asia Pacific melemah 0,8% ke level 137,71.

Yusuf Nugraha, analis Trust Securities mengatakan, akhir pekan kemarin indeks memang mendapatkan tekanan dari aksi ambil untung yang dilakukan oleh pasar paska penguatan IHSG beberapa waktu belakangan ini. Selain itu, tekanan  juga datang dari pelemahan bursa regional Asia.

Alwy Assegaf, analis Universal Broker mengatakan, pelemahan juga dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap pemulihan ekonomi China. Kekhawatiran ini muncul setelah Kamis (23/1) lalu indeks manufaktur China versi HSBC untuk Januari, hanya 49,6 atau turun jika dibandingkan Desember yang masih bisa mencapai level 50,5.

Alwy memperkirakan, hari ini IHSG akan melanjutkan pelemahannya ke kisaran 4.410- 4.459. Pelemahan tersebut akan dipicu oleh kondisi bursa regional Asia yang masih belum membaik.  Sementara itu Fajar memperkirakan hari ini IHSG akan melemah ke kisaran 4.430- 4.500. “Ini juga masih dipicu oleh faktor teknikal, IHSG sudah jenuh beli,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×