kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

IHSG anjlok 26,56% dari awal tahun, ini rekomendasi analis untuk saham-saham big cap


Rabu, 08 April 2020 / 21:36 WIB
ILUSTRASI. Petugas kebersihan melintas di depan layar yang menampilkan informasi pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (31/3/2020). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 26,56% dari awal tahun. ANTARA FOTO/Muhammad A


Reporter: | Editor: Tendi Mahadi

Pendapatan ini turun tipis 0,86% dari pendapatan bersih pada 2018 sebesar Rp 239,21 triliun. Namun, ASII masih mencatat laba bersih mencapai Rp 21,71 triliun atau naik tipis 0,18% dari Rp 21,67 triliun pada tahun sebelumnya.

Selain itu, secara valuasi saham ASII juga sudah terbilang murah. Akan tetapi, Wisnu masih menyarankan pelaku pasar untuk wait and see saham ASII.

Baca Juga: Ini faktor yang bikin IHSG keok 3,18% pada Rabu (8/4)

Secara keseluruhan, menurut Wisnu saham-saham dengan market cap terbesar di Bursa Efek Indonesia ini layak untuk dicermati lantaran memiliki historical kinerja yang bagus serta kerap menebar dividen. “Sehingga, saat kondisi sudah mulai normal akan cepat juga pulihnya,” ujar Wisnu pada Kontan, Rabu (8/4).

Adapun sektor yang dinilai menarik meliputi sektor consumer, perbankan, serta telekomunikasi lantaran ketika pandemi Covid-19 teratasi, sektor-sektor tersebut bakal cepat recovery-nya. “Bila ekonomi sudah mulai jalan, maka perbankan akan lebih cepat lagi dalam menyalurkan kredit,” tambahnya.

Sementara, Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony berpendapat, saham seperti ASII, BBNI, HMSP, dan TLKM menarik untuk dikoleksi saat ini.

Baca Juga: Kapitalisasi pasar IHSG menguap Rp 1.892 triliun sejak awal tahun

Alasannya, untuk HMSP dan TLKM secara bisnis mereka tidak terlalu terdampak adanya Covid-19. “Justru seharusnya TLKM secara traffic akan melonjak akibat kebijakan kerja dari rumah,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×