kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

HMSP dan ASII catatkan pertumbuhan market cap paling tinggi sepanjang Mei


Rabu, 27 Mei 2020 / 22:04 WIB
ILUSTRASI. Pekerja mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dengan ponselnya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/5/2020). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG pada Senin (11/5/2020) berakhir di level 4.639,1 deng


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) terkoreksi sepanjang Mei 2020. IHSG mengalami pelemahan dari level 4.716,43 pada akhir April 2020 ke level 4.641,55, Rabu (27/5) atau setara 1,59%.

Penurunan IHSG diikuti penurunan kapitalisasi pasar saham-saham jumbo. Berdasar catatan Kontan, di antara 10 saham berkapitalisasi pasar terbesar yang mayoritas menurun, hanya  PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) dan PT Astra International Tbk (ASII) yang bertumbuh.

Baca Juga: IHSG naik 1,78%, tengok valuasi saham-saham emiten big cap ini

Kapitalisasi pasar HMSP naik paling drastis hingga 17,91% menjadi Rp 226 triliun dari sebelumnya Rp 185,53 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar ASII juga terkerek 11,44% menjadi Rp 176 triliun dari sebelumnya Rp 155,86 triliun.  

Jika melihat pergerakan harga sahamnya, harga saham HMSP dan AALI memang cenderung menghijau sepanjang Mei. Saham HMSP tumbuh 21,63% menjadi Rp 1.940. Sementara saham ASII terkerek 12,99% menjadi Rp 4.350.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony menjelaskan kenaikan yang dialami oleh kedua saham itu dipicu oleh koreksi yang dalam pada bulan-bulan sebelumnya.

" Sehingga untuk saat ini HMSP dan ASII mulai menyesuaikan ke harga yang seharusnya," jelas Chris ketika dihubungi Kontan.co.id, Rabu (27/5).

Baca Juga: Saham LQ45: TKIM, LPPF naik paling tinggi, ICBP, INDF paling jeblok

Ke depan kapitalisasi pasar kedua saham itu berpeluang meningkat seiring dengan kenaikan harga sahamnya.  Menurut Chris, HMSP masih memiliki prospek positif karena dari sisi kinerja tidak begitu terdampak Covid-19.

Sementara saham ASII terdorong sentimen positif dari penjualan PT Bank Permata Tbk (BNLI) yang akan menyumbangkan kas yang besar.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×