kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   -18.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.741   18,00   0,10%
  • IDX 6.406   -95,98   -1,48%
  • KOMPAS100 833   -14,48   -1,71%
  • LQ45 633   -9,40   -1,46%
  • ISSI 225   -3,43   -1,50%
  • IDX30 354   -4,60   -1,28%
  • IDXHIDIV20 432   -4,21   -0,97%
  • IDX80 95   -1,63   -1,69%
  • IDXV30 120   -1,45   -1,19%
  • IDXQ30 113   -1,10   -0,97%

Incar Pertumbuhan Kinerja di 2026, Mitratel (MTEL) Siapkan Capex Rp 2,9 Triliun


Selasa, 30 Juni 2026 / 19:33 WIB
Incar Pertumbuhan Kinerja di 2026, Mitratel (MTEL) Siapkan Capex Rp 2,9 Triliun
ILUSTRASI. Jajaran Direksi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) (KONTAN/Yuliana Hema)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel memproyeksikan pendapatan dan EBITDA di sepanjang 2026 bisa bertumbuh mengikuti pertumbuhan industri menara telekomunikasi. 

Direktur Utama Mitratel, Theodorus Ardi Hartoko menjelaskan pada 2026 tren industri menara telekomunikasi akan cenderung datar, tetapi dalam waktu dekat akan ada lelang spektrum untuk operator telekomunikasi. 

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) berencana membuka lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, yang akan diperebutkan oleh PT Telekomunikasi Selular, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dan PT Indosat Tbk (ISAT). 

“Ini menjadi peluang yang baru untuk kami di Mitratel untuk bisa melakukan ekspansi, baik dari sisi jangkauan ataupun melakukan penguatan atas wilayah cakupan yang ada,” jelasnya dalam paparan publik, Selasa (30/6/2026). 

Baca Juga: RUPS Emiten Hari Ini: NCKL Umumkan Dividen Rp 2,7 Triliun, Saham MTEL Melonjak 8,43%

Pria yang akrab dipanggil Teddy ini menyampaikan saat ini tren industri menuju next-gen towerco dengan ekosistem yang terintegrasi termasuk Power-as-a-Service (PaaS) dengan pertumbuhan pendapatan industri menara diproyeksikan pada 1,2%. 

Selain itu, kata Teddy, industri menara telekomunikasi tahun ini juga masih dipengaruhi oleh ketidakpastian marko seperti ketegangan geopolitik, dinamika suku bunga The Fed dan harga minyak dunia. 

“Adaptasi teknologi baru seperti Internet Rakyat yang sedang digeber internet provider baik Surge dan MyRepublic diharapkan bisa mendapatkan peluang,” ucapnya. 

Untuk menangkap peluang tersebut, manajemen MTEL menyiapkan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 2,9 triliun untuk menggelar ekspansi organik di sepanjang 2026. 

Dengan anggaran tersebut, MTEL mengincar ada penambahan tentant secara organik sebesar 2.500 dan 9.000 kilometer penambahan panjang billable fiber optik di sepanjang tahun ini. 

“Kami merencanakan untuk menggelar ekspansi dengan penambahan tenan secara organik. Artinya, kami bangun 2.500 tenant. Kemudian, kami juga akan masuk ke bisnis FIxed Wireless Access,” ucap Teddy. 

Baca Juga: Alokasikan 98% Laba Bersih, Mitratel (MTEL) Tebar Dividen Tunai Rp 2,08 Triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×