kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45670,77   -28,01   -4.01%
  • EMAS926.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Harga minyak WTI turun 7% dalam tujuh hari perdagangan


Selasa, 06 November 2018 / 07:49 WIB
Harga minyak WTI turun 7% dalam tujuh hari perdagangan
ILUSTRASI. Harga minyak

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga minyak melanjutkan penurunan dalam tujuh hari perdagangan berturut-turut hingga hari ini. Selasa (6/11) pukul 7.21 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember 2018 di New York Mercantile Exchange berada di US$ 62,86 per barel, turun 0,38% ketimbang penutupan kemarin pada US$ 63,10 per barel.

Dalam tujuh hari perdagangan berturut-turut, total penurunan harga minyak WTI mencapai 7%. Harga minyak WTI mencapai level terendah sejak 10 April 2018.


Amerika Seriakt (AS) secara resmi menerapkan sanksi atas ekspor minyak Iran. Tapi, Paman Sam membebaskan sementara delapan negara untuk membeli minyak dari Iran. Delapan negara ini adalah China, India, Yunani, Italia, Taiwan, Jepang, Turki, dan Korea Selatan.

Kemarin, Presiden AS Donald Trump mengatakan, akan menerapkan sanksi atas Iran ini secara bertahap. Dia bilang, tidak ingin menyebabkan kejutan di pasar komoditas energi dan menyebabkan lonjakan harga.

Analis mengatakan, pembebasan sementara ini menyebabkan harga minyak turun. "Ada banyak pertanyaan tentang sanksi, tentang pembebasan ini. ADa keraguan bahwa sanksi akan mempengaruhi pasar," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group kepada Reuters.

Arab Saudi dan Rusia juga telah menambah produksi minyak ke rekor tertinggi. Total produksi minyak tiga produsen terbesar, yakni Saudi, Rusia, dan AS mencapai 33 juta barel per hari pada Oktober. Angka ini naik 10 juta barel per hari dari tahun 2010.




TERBARU

Close [X]
×