kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Harga minyak tertopang kenaikan penjualan rumah di AS


Kamis, 27 Januari 2011 / 12:23 WIB


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

NEW YORk. Sinyal pemulihan ekonomi di AS mengangkat harga minyak mentah. Hingga pukul 12.02 WIB, harga rata-rata minyak mentah WTI untuk kontrak pengiriman Maret 2011 di Pasar NYMEX-AS berada di US$ 87,49 sebarel.

Bahkan, pukul 07.46 WIB, harganya sempat menyentuh US$ 87,66 per barel, atau naik dari posisi kemarin di US$ 87,33 sebarel.

Reli harga minyak terjadi sejak kemarin, setelah Departemen Perdagangan menyebutkan angka penjualan rumah baru per Desember naik menjadi 329.000, melampaui prediksi analis yaitu 300.000.

Data perumahan berhasil mengangkat harga minyak, karena ekspektasi bakal meningkatnya permintaan minyak dari negara pengonsumsi minyak terbesar di dunia itu.

"Ada perubahan tajam pada kepercayaan dan belanja konsumen, sehingga tidak diragukan terjadinya perubahan di sektor perumahan, dan kenaikan harga rumah yang berkelanjutan akan menjadi katalis utama pemulihan ekonomi," kata Ben Westmore, ekonom energi dan mineral dari National Australia Bank Ltd di Melbourne.

Sentimen data perumahan itu semakin menguatkan faktor positif di pasar, pasca keputusan Federal Reserves mempertahankan program stimulus dan tingkat bunga acuannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×