kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga minyak terpeleset setelah naik empat hari


Jumat, 15 September 2017 / 07:38 WIB
Harga minyak terpeleset setelah naik empat hari


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Menguat dalam empat hari terakhir, harga minyak akhirnya turun. Jumat (15/9) pukul 7.24 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2017 di New York Mercantile Exchange turun tipis ke level US$ 49,76 per barel.

Kemarin, harga minyak WTI masih naik 1,2% ke posisi US$ 49,89 per barel. Dalam sepekan, harga minyak WTI masih menguat 4,8% ketimbang posisi akhir pekan lalu.

Pergerakan harga minyak brent pun sejalan dengan WTI. Harga minyak brent yang diperdagangkan di ICE Futures ini koreksi setelah naik dalam empat hari sebelumnya. 
Harga minyak brent untuk pengiriman November 2017 berada di level US$ 55,32 per barel, turun 0,27% ketimbang penutupan har sebelumnya. Dalam sepekan, harga minyak brent menguat 2,86%.

International Energy Agency sebelumnya memperkirakan permintaan minyak global tahun ini akan lebih tinggi ketimbang prediksi awal. "Revisi naik prediksi permintaan ini mendorong sentimen positif bagi pasar minyak," kata Abhishek Kumar, senior energy analyst Interfax Energy's Global Gas Analytics kepada CNBC.

Bob Dudley, CEO BP mengatakan bahwa harga minyak akan bertahan antara US$ 50 hingga US$ 60 per barel seperti saat ini, karena produsen minyak besar membatasi produksi. "Kisaran harga ini akan berlanjut," kata dia kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×