kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Harga minyak terpeleset setelah naik empat hari


Jumat, 15 September 2017 / 07:38 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - Menguat dalam empat hari terakhir, harga minyak akhirnya turun. Jumat (15/9) pukul 7.24 WIB, harga minyak west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober 2017 di New York Mercantile Exchange turun tipis ke level US$ 49,76 per barel.

Kemarin, harga minyak WTI masih naik 1,2% ke posisi US$ 49,89 per barel. Dalam sepekan, harga minyak WTI masih menguat 4,8% ketimbang posisi akhir pekan lalu.

Pergerakan harga minyak brent pun sejalan dengan WTI. Harga minyak brent yang diperdagangkan di ICE Futures ini koreksi setelah naik dalam empat hari sebelumnya. 
Harga minyak brent untuk pengiriman November 2017 berada di level US$ 55,32 per barel, turun 0,27% ketimbang penutupan har sebelumnya. Dalam sepekan, harga minyak brent menguat 2,86%.

International Energy Agency sebelumnya memperkirakan permintaan minyak global tahun ini akan lebih tinggi ketimbang prediksi awal. "Revisi naik prediksi permintaan ini mendorong sentimen positif bagi pasar minyak," kata Abhishek Kumar, senior energy analyst Interfax Energy's Global Gas Analytics kepada CNBC.

Bob Dudley, CEO BP mengatakan bahwa harga minyak akan bertahan antara US$ 50 hingga US$ 60 per barel seperti saat ini, karena produsen minyak besar membatasi produksi. "Kisaran harga ini akan berlanjut," kata dia kepada Reuters.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×